TribunSolo/
Home »

Solo

Perayaan Sambut Tahun Baru di Solo

Masyarakat Adat Rempang Galang Batam Doa Bersama Dekat Kediaman Jokowi di Solo

"Harapan kami selanjutnya agar Bapak Presiden segera merealisasikan permohonan atas sertifikat tanah di Pulau Rempang Galang," kata Tony Nasution.

Masyarakat Adat Rempang Galang Batam Doa Bersama Dekat Kediaman Jokowi di Solo
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Himad Purelang bersama warga Banyuanyar menggelar doa bersama dan makan malam bersama, Sabtu (31/12/2016) malam, di Banyuanyar, dekat rumah pribadi Presiden Joko Widodo. -- 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Himpunan Masyarakat Adat Pulau-pulau Rempang Galang (Himad Purelang) Batam menggelar tasyakuran dan doa bersama menjelang pergantian tahun, Sabtu (31/12/2016) malam.

Acara ini dilakukan bersama masyarakat di sekitar kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di   Banyuanyar RT 03/RW 11, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jateng.

"Yang pertama tentu saja kita berdoa bersama, mendoakan Bapak Presiden, dan sekaligus doa menjelang pergantian tahun, " kata Koordinator Himad Purelang, Tony Nasution.

"Harapan kami selanjutnya agar Bapak Presiden segera merealisasikan permohonan atas sertifikat tanah di kawasan Pulau Rempang Galang segera diterbitkan, " kata dia.

Koordinator Himad Purelang, Tony Nasution.
Koordinator Himad Purelang, Tony Nasution.

Kepulauan Rempang Galang berada di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut Tony, saat ini, sekitar 150 pulau di kawasan Rempang Galang masih dalam status quo.

Kawasan tersebut kini dihuni sekitar 12.000 Kepala Keluarga.

Himad Purelang sengaja bermarkas di sekitar kediaman Jokowi di Solo.

" Supaya kita bisa segera menyampaikan aspirasi jika Bapak Jokowi pulang ke Solo, " ucap Tony.

Adapun kegiatan diisi dengan doa dan tausyiah.

Kemudian doa serta refleksi akhir tahun.

"Nanti kita juga akan meniup terompet, semoga suara ini bisa sampai ke kediaman Jokowi dan segera merealisasikan permohonan kita, " kata Tony.

Warga juga menggelar makan bersama di sepanjang Jl Pleret Dalam IV, Kampung Gayam Sari no 6.

" Makan bersama sebagai upaya untuk memupuk nilai-nilai kesatuan dan persatuan dalam bingkai Kebhinekaan Tunggal Ika," kata Tony. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help