TribunSolo/
Home »

Techno

» News

Usai Diakuisisi, Yahoo Diusulkan Berganti Nama Jadi Altaba

Usulan tersebut termuat dalam laporan yang diserahkan Yahoo ke komisi sekuritas dan saham AS, Senin (9/1/2017).

Usai Diakuisisi, Yahoo Diusulkan Berganti Nama Jadi Altaba
TRIBUNNEWS.COM/GOOGLE IMAGES
Perusahaan layanan internet terkemuka Yahoo. 

TRIBUNSOLO.COM - Setelah Yahoo diakuisisi oleh Verizon, nama Yahoo diusulkan untuk diganti menjadi Altaba Inc.

Usulan tersebut termuat dalam laporan yang diserahkan Yahoo ke komisi sekuritas dan saham AS, Senin (9/1/2017).

Dalam dokumen laporan tersebut, tepatnya di Item 8.01 dikatakan, direksi Yahoo memutuskan untuk mengubah nama Yahoo menjadi Altaba Inc.

Hal tersebut mengikuti penyelesaian transaksi akuisisi Verizon terhadap Yahoo.

Tor Braham, Eric Brandt, Catherine Friedman, Thomas McInerney, dan Jeffrey Smith, anggota direksi Yahoo saat ini, diusulkan sebagai direktur-direktur di Altaba.

Brandt nantinya bakal bertindak sebagai pimpinan direksinya.

Komposisi dewan direksi Altaba juga dirancang agar sebagian besar diduduki oleh orang-orang Starboard, investor yang membujuk Yahoo untuk menjual perusahaannya.

Smith dan Braham sendiri keduanya juga berasal dari Starboard.

Namun demikian, seperti dikutip KompasTekno dari Business Insider, Selasa (10/1/2017), Verizon sebagai pemilik Yahoo yang baru, ingin mempertahankan brand Yahoo yang telah populer untuk beberapa layanan konsumer online-nya.

Dengan rencana tetap dipertahankannya brand Yahoo tersebut, nama Yahoo bakal tetap ada.

Marissa Mayer berencana mundur

Dalam dokumen yang sama, CEO Yahoo Marissa Mayer beserta beberapa petinggi Yahoo juga disebut bakal melepas jabatan strategis mereka saat ini.

Namun keputusan ini belum final.

Yahoo diakuisisi oleh Verizon dengan nilai 4,83 miliar dollar AS (Rp 63 triliun) secara tunai.

Penyatuan perusahaan internet dan operator telekomunikasi yang sama-sama berbasis Amerika Serikat tersebut disepakati pada Juli 2016 lalu. (Kompas.com/Reska K. Nistanto)

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help