Sylviana Murni Kembali Diperiksa Bareskrim Polri dalam Kasus Hibah Pramuka

Sylviana Murni diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini lantaran kapasitasnya sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta.

Sylviana Murni Kembali Diperiksa Bareskrim Polri dalam Kasus Hibah Pramuka
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Sylviana Murni, memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Jumat (20/1/2017) sekitar pukul 07.45 WIB. TRIBUNNEWS.COM/GLERY LAZUARDI 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Sylviana Murni kembali menjalani pemeriksaan penyidik di kantor sementara Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/2/2017).

Kali ini, cawagub nomor urut satu DKI Jakarta tersebut diperiksa sebagai saksi dalam dugaan korupsi dana hibah untuk Kwarda untuk Gerakan Pramuka DKI Jakarta pada 2014-2015 senilai Rp13,62 miliar.

Sylviana yang tiba di Gedung Ombudsman pukul 09.10 WIB, hanya menyatakan dirinya dalam kondisi sehat saat ditanya wartawan soal persiapanmya menghadapi pemeriksaan.

Lantas, ia memasuki lift.

Diberitakan, Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Pemprov DKI yang diterima Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta sebesar Rp6,81 miliar pada 2014 dan Rp6,81 miliar pada 2015.

Sylviana Murni diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini lantaran kapasitasnya sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta.

Sylvi menduduki jabatan tersebut sejak Januari 2015, menggantikan Yudhi Suyoto.

Penyidik Dittipikor Bareskrim Polri menduga ada penyimpangan penggunaan dana hibah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Sylviana Murni pernah dimintai keterangan saat penyelidikan kasus ini.

Ia mengakui ada sejumlah program yang tidak berjalan dalam penggunaan dana hibah pada 2014.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved