Home »

Solo

Petugas Polsek Banjarsari Solo Bekuk 4 Tersangka Curanmor

Tersangka yang pertama tertangkap adalah Deni Mulyadi alias Agus alias Rian (28) warga Tegalmojo, Kedungsono, Bulu, Sukoharjo, di Alun-alun Klaten.

Petugas Polsek Banjarsari Solo Bekuk 4 Tersangka Curanmor
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Empat tersangka kasus Curanmor yanng dibekuk petugas Polsek Banjarsari, Solo, diperlihatkan kepada jurnalis, Senin (20/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dalam waktu kurang dari 24 jam, para tersangka pencurian sepeda motor (Curanmor) dibekuk oleh petugas Kepolisian Sektor atau Polsek Banjarsari, Solo.

Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana, mengatakan, empat pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda, Selasa (14/3/2017).

Adapun peristiwa Curanmor tersebut terjadi di Jalan Nuri IV Sambeng RT 005/RW 006, Mangkubumen, Banjarsari, Senin (13/3/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Kita mendapat laporan dari korban, langsung kita lakukan penyelidikan dan para tersangka ini kita tangkap Selasa (14/3/2017)," katanya di Mapolsek Banjarsari, Senin (20/3/1017).

Tersangka yang pertama kali tertangkap adalah Deni Mulyadi alias Agus alias Rian (28) warga Tegalmojo, Kedungsono, Bulu, Sukoharjo, di Alun-alun Klaten.

Kemudian dilakukan pengembangan sehingga polisi berhasil menangkap tiga tersangka lain.

Mereka adalah Joko Sulistyo alias Gesnjik (39) warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo; Heru Santoso alias Heru (35), warga Jagalan, Jebres, Solo; dan Adi Guntur Sutarto alias Bendol (29), warga Gurawan, Semanggi, Pasar Kliwon.

Komang mengatakan, peristiwa itu bermula saat tersangka Deni ke rumah korban, Sofyan Dhimas Kusuma, untuk melunasi utang sebesar Rp 50 ribu.

"Pada saat korban mandi, tersangka (Deni, Red) mengambil kunci sepeda motor korban yang ditaruh di papan kayu selanjutnya motor dibawa pergi," ujarnya.

Kemudian tersangka Deni meminta kepada tersangka Genjik untuk menjualkan sepeda motor tersebut.

Dari tersangka Genjik sepeda motor tersebut diserahkan kepada tersangka Heru, selanjutnya dijual kepada tersangka Guntur dengan harga Rp 3 juta.

"Sepeda motor Honda Vario 125 AD 4696 PF hitam kita amankan sebagai barang bukti," kata Komang.

Tiga tersangka, yakni Genjik, Heru dan Guntur dijerat Pasal 480 KUHP tentang Penadah, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Sedangkan tersangka Deni dijerat Pasal 362 tentang Pencurian, dengan ancaman lima tahun penjara.(*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help