Coffee Break Sore Hari di Kantor Ternyata Bisa Tingkatkan Kinerja

Kemudian, studi menemukan bahwa satu dari lima karyawan yang tidak beristirahat sebentar saat sore mengaku, merasa bersalah dan takut pada atasan.

Coffee Break Sore Hari di Kantor Ternyata Bisa Tingkatkan Kinerja
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Menu Vanilla Latte di Kedai Kopi Coconuts Cafe Solo, difoto Senin (6/3/2017). 

TRIBUNSOLO.COM - Pingin produktivitas dan kinerja di kantor meningkat? 

Coba lakukan coffe break deh di sore hari.

Waktunya selama lebih kurang 15 sampai 20 menit.

Staples, perusahaan distributor peralatan dan alat tulis kantor, telah melakukan studi terhadap 5.000 karyawan.

Hasilnya, sebanyak 85 persen karyawan yang melakukan coffee break sore hari, terbukti mengalami peningkatan kerja.

Studi menyebutkan bahwa sepertiga responden tidak mengambil coffee break dan hanya beristirahat pada waktu makan siang.

Kemudian, studi menemukan bahwa satu dari lima karyawan yang tidak beristirahat sebentar saat sore mengaku, merasa bersalah dan takut pada atasan.

Seorang asisten profesor di University of Toronto, John Trougakos, mengatakan bahwa stres tinggi dan depresi telah terjadi pada karyawan.

Depresi ini telah menyebabkan sejumlah perusahaan di Kanada mengeluarkan biaya kesehatan sangat tinggi selama lima tahun belakangan.

“Biaya kesehatan yang membengkak itu, bisa diatasi dengan peraturan karyawan tidak boleh makan siang di meja kerja."

Karyawan harus diberikan waktu istirahat tambahan saat menjelang petang,” jelas Trougakos.

Trougakos menjabarkan bahwa 59 persen yakin bahwa waktu istirahat tambahan di sore hari, bisa meningkatkan kebahagiaan dan loyalitas mereka terhadap perusahaan.

Selain itu, sebanyak 43 persen orang mengatakan bahwa tambahan waktu istirahat itu bisa mempengaruhi kebahagiaan dalam kehidupan personal.

“Menjauh dari pekerjaan bisa menyegarkan otak dan fisik karyawan."

"Namun, para karyawan juga harus memanfaatkan waktu istirahat tambahan secara bijak,” pungkas Tom Heisroth, seorang senior vice president di Staples. (Grid.ID/Mariska Adrianty)

Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help