Home »

Solo

Lahan Menipis, Solo Darurat Taman Makam

Saat ini, lahan tersedia di empat TPU yakni Bonoloyo, Daksinoloyo, Pracimaloyo dan Untoroloyo terus menyempit.

Lahan Menipis, Solo Darurat Taman Makam
TRIBUNSOLO.COM/PUTRADI PAMUNGKAS
Sudut Makam Bonoloyo terlihat semakin padat. DPRD Kota Surakarta mendorong Pemkot Surakarta untuk segera memastikan pembelian lahan untuk menyikapi keterbatasan ruang Tempat Pemakaman Umum. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Putradi Pamungkas

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo semakin kekurangan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Saat ini, lahan tersedia di empat TPU yakni Bonoloyo, Daksinoloyo, Pracimaloyo dan Untoroloyo terus menyempit.

Keempatnya sudah terlalu sesak dipenuhi jenazah.

Keterbatasan lahan memaksa pengelola menggunakan akses jalan untuk dijadikan lahan pemakaman.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Surakarta, Supriyanto mengatakan, hampir sulit untuk mencari lahan makam tersisa di Kota Solo.

"Sekarang semuanya sudah overload," ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/3/2017).

Supriyanto yang komisinya membidangi pengawasan penataan infrastruktur itu mengatakan, satu-satunya opsi yang bisa dilakukan adalah membeli lahan di luar kota.

Hal itu untuk memastikan ketersediaan terhadap lahan TPU tetap terpenuhi.

Beberapa waktu lalu, legislatif sudah mengusulkan pembelian lahan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

"Pada APBD Perubahan 2015 lalu kami sudah mengusulkan anggaran pembelian lahan baru untuk TPU," sebutnya.

Hanya, hingga kini belum ada kelanjutan realisasi pembelian lahan baru.

"Kami masih menanti tindak lanjut dari Pemkot," kata politikus Partai Demokrat itu. (*)

Penulis: Putradi Pamungkas
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help