TribunSolo/

Sempat Kejang-kejang, Satu Peserta Aksi Cor Kaki Tolak Pabrik Semen Meninggal Dunia

Usai para peserta aksi ditemui Kepala Kantor Staf Presien (KSP), Teten Masduki, pada Senin malam, warga memutuskan untuk mengubah cara aksi.

Sempat Kejang-kejang, Satu Peserta Aksi Cor Kaki Tolak Pabrik Semen Meninggal Dunia
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah petani dari Pegunungan Kendeng bersama sejumlah aktivis melakukan aksi memasung kaki dengan semen di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/3/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, PATI - ‎ Seorang peserta aksi tolak pabrik semen, dengan cara mengecor kaki mereka menggunakan semen di Jakarta, Patmi (48), warga Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Pati, meninggal dunia, Selasa (21/3/2017) dalam perjalanan menuju RS St. Carlous Jakarta, sekitar pukul 02.55.

Patmi meninggal diduga karena serangan jantung.

Ia merupakan satu di antara 20 warga yang mengecor kakinya, hingga Senin (20/3), dalam aksi #DipasungSemen2.

Usai para peserta aksi ditemui Kepala Kantor Staf Presien (KSP), Teten Masduki, pada Senin malam, warga memutuskan untuk mengubah cara aksi.

Sebagian direncanakan pulang ke kampung halaman masing-masing, termasuk Patmi.

"Oleh karena itu, cor kaki bu Patmi dibuka pada Senin (20/3) malam, dan esok pagi harinya persiapan untuk pulang," kata aktivis YLBHI, Muhammad Isnur, yang turut mendampingi Patmi selama aksi.

Namun, pada Selasa (21/3) dini hari, usai mandi Patmi mengaku tak enak badan, dan kemudian mengalami kejang-kejang.

Dokter yang selama ini mendampingi aksi, segera membawa Patmi ke RS St. Carolous Salemba.

"Sesampianya di rumah sakit, bu Patmi sudah dinyatakan meninggal dunia, diduga karena serangan jantung," sambung Isnur.

Saat ini, jenazah almarhumah Patmi, dalam perjalanan dipulangkan ke kampung halamannya, untuk dimakamkan.(Tribun Jateng/Yayan Isro' Roziki)

Editor: Daryono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help