TribunSolo/

Tarian Striptis dan Layanan Bugil Hebohkan Semarang, Tarifnya Mengejutkan

Sedangkan perempuan bawah umur yang menjadi korban adalah W (17), warga Boja, Kendal. Ia memiliki satu anak.

Tarian Striptis dan Layanan Bugil Hebohkan Semarang, Tarifnya Mengejutkan
Tribunnews

TRIBUNSOLO.COM - Jajaran Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Jateng mengungkap layanan striptis di komplek Sunan Kuning, Semarang Barat, Kamis (2/3/2017) lalu, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saat penyelidikan, anggota kami mendapati ada dua perempuan tanpa busana, sedang menemani tamu sebagai pemandu lagu. Salah satu perempuan itu masih bawah umur," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova, saat menggelar pers rilis di lobi kantor Ditreskrimum, Senin (20/3/2017).

Dua perempuan disewa tamunya di room dua, tempat karaoke BB1.

Tarif layanan bugil itu dibanderol Rp 400 ribu per jam, tiap penari.

Semua orang dalam room itu pun diperiksa aparat.

Empat orang pun ditahan.

Mereka adalah DP (23), LS (22), PW (46) dan GPA (26) sang penari striptis.

Sedangkan perempuan bawah umur yang menjadi korban adalah W (17), warga Boja, Kendal. Ia memiliki satu anak.

"Kami mendapat informasi dari warga. Langsung tindak lanjut pengungkapan. Ternyata benar adanya," imbuh Djarod.

Pasal yang dilanggar adalah Undang-Undang nomor 44 tahun 2008, tentang pornografi.

Halaman
12
Editor: Galuh Palupi Swastyastu
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help