Hindari Kericuhan, Aremania Diminta Tak Sambangi Kandang Persib

Namun keamanan dan ketertiban lebih diutamakan mengingat kedua suporter tim yang akan berhadapan itu memiliki sejarah yang kurang baik.

Hindari Kericuhan, Aremania Diminta Tak Sambangi Kandang Persib
Dok.PT GTS
Gelandang Persib, Hariono (kawan) lepas dari kawalan pemain Arema, Ferry Aman Saragih di Stadion Si Jalak Harupat, Kab Bandung pada 27 Agustus 2016. 

TRIBUNSOLO.COM, BANDUNG - Aremania diimbau tak datang di laga pembuka Liga 1 yang mempertemukan Arema FC melawan Persib Bandung.

Kedua tim akan saling berhadapan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Desa Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/4/2017).

Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jabar, Dudi Sutandi, akan meminta bantuan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi untuk memperkuat imbauan tersebut.

Imbauan agar Aremania tidak datang lebih baik langsung disampaikan Ketum PSSI.

"Segera saya akan menghadap Ketua Umum PSSI, supaya pembicaran soal imbauan Aremania ini diperkuat oleh fatwa PSSI," kata Dudi di Polda Jabar, Selasa (11/4/2017).

Dudi meyakini Ketum PSSI pasti akan memahami pentingnya imbauan tersebut meski sepak bola di Indonesia sudah mulai masuk ke industri.

Namun keamanan dan ketertiban lebih diutamakan mengingat kedua suporter tim yang akan berhadapan itu memiliki sejarah yang kurang baik.

"Tentunya kami tidak ingin sedikitpun ada kericuhan. kami hindari itu, tidak boleh itu terjadi pada pembukaan liga setelah sepak bola di Indonesia vakum dua tahun," kata Dudi.

Ia memastikan, Aremania tidak akan hadir pada laga pembuka Liga 1.

"Saya sudah telepon Pak Iwan Budianto, pemilik Arema FC, dia pastikan Aremania tidak akan datang ke Kota Bandung," ujar Dudi.

Arema telah memahami situasi keamanan jika Aremania datang pada laga pembukaan Liga 1 tersebut.

Apalagi, hubungan suporter Persib dengan Arema memiliki sejarah kurang bagus.

"Kemarin waktu Persib lawan Arema di Jalak juga ada pelemparan. Makanya dia pastikan Aremania tidak akan datang ke Kota Bandung," kata Dudi. (Tribunnews.com/Teuku Muh Guci S)

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved