TribunSolo/

Kontroversi Pasar Klewer Solo

Pedagang Pasar Klewer Diwajibkan Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan

Para pedagang yang akan menempati 1.694 kios baru di Pasar Klewer diwajibkan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

Pedagang Pasar Klewer Diwajibkan Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Para pedagang yang akan menempati 1.694 kios baru di Pasar Klewer diwajibkan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Subagiyo menyampaikan bahwa selain wajib memiliki NPWP, salah satu persyaratan pedagang yang akan menempati Pasar Klewer baru adalah harus terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sambutannya membuka acara penyerahan kunci kios pasar klewer kepada para pedagang, Selasa (11/4/2017).

"Untuk pengawasan nya, kami secara berkala akan menagih pada para pedagang, mana BPJS Ketenagakerjaannya? mana NPWPnya? mana SHPnya? Kalo tidak lengkap, pedagang tersebut bisa kena sanksi," jawab Subagiyo ketika ditanya mengenai pengawasan kelengkapan persyaratan administrasi para pedagang.

Kepala kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Suwilwan Rachmat yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa para pedagang Pasar Klewer ini diharapkan sudah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan terhitung bulan Mei ini.

"Seharusnya seluruh pekerja di setiap kios itu wajib untuk segera mengikuti program kami."

"Namun melihat kondisi penataan kios yang belum selesai, kami akan melakukan penahapan pendaftaran terlebih dulu, setidaknya pemilik dengan satu atau dua pegawai nya didaftarkan terlebih dahulu," ujar Suwilwan dalam keterangan tertulis yang diterima TribunSolo.com. 

"Program ini merupakan program pemerintah dan biaya tidak besar namun manfaatnya akan terasa besar," tambah Suwilwan. (*)

Penulis: Daryono
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help