TribunSolo/

Ratusan Personel Polisi Amankan Rekonstruksi Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Sukoharjo

Selain itu, pihaknya juga melibatkan tokoh masyarakat dan Camat setempat untuk ikut membantu jalannya rekonstruksi tersebut.

Ratusan Personel Polisi Amankan Rekonstruksi Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Sukoharjo
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Para personel polisi dari Polres dan Polsek saat melakukan pengamanan jalannya rekonstruksi kasus pencurian dengan kekerasan di Dukuh Ngenden RT 008, RW 007, Desa Banaran, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (19/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ratusan personel polisi diterjunkan untuk mengamankan jalannya rekonstruksi kasus pencurian dengan kekerasan di Dukuh Ngenden RT 008, RW 007, Desa Banaran, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Rabu (19/4/2017).

"Ada 100 personel dari Polres dan Polsek yang kita siagakan untuk mengamankan jalannya rekonstruksi," kata Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi, Rabu.

Baca: Ada 32 Adegan Dalam Rekonstruksi Kasus Pencurian dengan Kekerasan di Banaran Sukoharjo

Selain itu, pihaknya juga melibatkan tokoh masyarakat dan Camat setempat untuk ikut membantu jalannya rekonstruksi tersebut.

"Kita harapkan rekonstruksi selesai hari ini," katanya.

Menurut Dwi, motif yang dilakukan tersangka dalam kasus tersebut bukan untuk melakukan pembunuhan.

Tetapi tujuan utama yang dilakukan tersangka ini adalah untuk melakukan perampokan atau mencuri dengan kekerasan.

"Intinya mengambil barang milik korban," katanya.

"Jadi bukan pembunuhan, tetapi mencuri dengan menghabisi nyawa korban," jelasnya.

Sementara rekonstruksi dihadiri tiga tesangka, yakni SR alias Ari (40), BG alias Angga (24) dan TG alias Teguh (38).

Seorang tersangka SR alias Ari merupakan otak pencurian dengan kekerasan dan merupakan tetangga korban.(*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help