TribunSolo/

Mantan Menteri Desa, Marwan Jafar, Kembali Didorong Maju di Pilkada Jateng 2018

Pengalaman sebagai pejabat publik dinilai membantu untuk menjawab masalah di daerah.

Mantan Menteri Desa, Marwan Jafar, Kembali Didorong Maju di Pilkada Jateng 2018
(Kemendesa PDTT)
Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Marwan Jafar saat menjadi pembicara kunci pada Peringatan 8 Tahun Lahirnya Undang-undang Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Jakarta pada Senin (16/5/2016). 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG - Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar kembali didorong maju dalam Pilkada Jawa Tengah pada tahun 2018 mendatang.

Warga Nadhliyin dari Kabupaten Banyumas meminta Marwan maju dalam pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur.

"Pak Marwan secara pengalaman tidak perlu diragukan lagi, kami ingin pengalamannya bisa diterpakan di Jawa Tengah," ujar Wakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaen Banyumas, Az Muhaimin, dalam siaran tertulisnya, Kamis (20/4/2017).

Marwan sendiri berpengalaman karena pernah menjadi menteri di era Jokowi.

Ia juga pernah duduk sebagai anggota DPR selama dua periode.

Pengalaman sebagai pejabat publik dinilai membantu untuk menjawab masalah di daerah.

Warga Nahdliyin, kanjut Muhaimin, merindukan pemimpin Jawa Tengah dari kalangan NU.

Marwan yang lahir dan besar dari kalangan NU dianggap tepat untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pilgub jateng.

"Sudah saatnya NU menjadi bagian penting dalam pengambilan kebijakan strategis di Jateng," kata dia.

Muhaimin pun mengajak para pengurus NU di kabupaten dan kota lain untuk memperjuangkan agar Marwan didorong maju sebagai calon gubernur Jateng.

Sebelumnya, 11 Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa di Jateng juga mendeklarasikan dukungannya kepada Marwan Jafar sebagai cagub Jateng ada Pilgub Jateng.

Deklarasi dilakukan oleh para pengurus dari daerah Demak, Kota Semarang, Kab Semarang, Kendal, Kudus, Pati, Blora, Rembang, Kota Surakarta, Grobogan, dan Cilacap. (Kontributor Kompas.com Semarang/Nazar Nurdin)

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help