Polisi Imbau Masyarakat Sebaiknya Tak Mengunggah Foto Kehamilan di Media Sosial

Mei menyebut pengidap maiesiophilia kadang menyusup ke dalam grup ibu-ibu dan berbaur menggunakan identitas palsu.

Polisi Imbau Masyarakat Sebaiknya Tak Mengunggah Foto Kehamilan di Media Sosial
Net
Ilustrasi hamil 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian mengimbau para perempuan hamil untuk mewaspadai orang atau penderita maiesiophilia, yaitu mereka bergairah secara seksual ketika melihat perempuan hamil.

Seorang pengguna Facebook bernama Mei Ditte membagikan tulisan panjang melalui akun Facebook-nya pada 7 April 2017.

Di media sosial dia menemukan sejumlah akun yang mengumpulkan foto dan video wanita hamil, bahkan berisi foto saudara dan tetangga sendiri.

Mei menyebut pengidap maiesiophilia kadang menyusup ke dalam grup ibu-ibu dan berbaur menggunakan identitas palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan selama ini tidak pernah menerima laporan terkait fenomena media sosial itu.

Ia mengatakan hingga saat ini belum ada aturan yang bisa menjerat pengidap maiesiophilia di media sosial.

"Kalau maiesiophilia belum ada aturan yang mengatur, kecuali kontennya porno," kata Argo kepada Kompas.com, Kamis (20/4/2017).

Argo mengatakan jika foto perempuan hamil berunsur porno, bisa dikenakan Undang-undang Pornografi.

Selain itu, mereka yang mengeksploitasi foto-foto wanita hamil di media sosial hanya bisa dikenakan pidana jika foto tersebut digunakan untuk melakukan tindak pidana seperti penipuan atau pencemaran nama baik.

"Kalau untuk aktivitas seksual, belum ada larangannya secara hukum positif," kata Argo.

Untuk itu, jika khawatir foto hamilnya dieksploitasi untuk kegiatan seksual, Argo mengatakan sebaiknya tak perlu mengunggah foto kehamilan ke media sosial apapun.

"Kalau mengupload foto itu kan tujuannya supaya bisa dilihat orang, jadi memang tujuannya untuk publisitas," kata dia. (KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar)

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help