Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Ahok-Djarot Kalah dari Anies-Sandi, Bukti Jokowi dan Para Pembantunya Bersikap Netral

"Jokowi sebagai Presiden, sebagai CEO dari Republik Indonesia, saya kira menjalankan apa yang menjadi amanatnya dengan sangat baik," ucap AS Hikam.

Ahok-Djarot Kalah dari Anies-Sandi, Bukti Jokowi dan Para Pembantunya Bersikap Netral
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meninjau perkembangan proyek pembangunan simpang susun Semanggi, Jakarta, Kamis (23/2/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta aparat penegak hukum dan keamanan dianggap telah bersikap netral dalam Pilkada DKI 2017.

Tuduhan berbagai pihak bahwa Jokowi mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat dinilai tidak terbukti.

Acuannya, hasil hitung cepat pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua, Rabu (19/4/2017), yang memenangkan pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Penilaian tersebut disampaikan AS Hikam, Pengamat Politik Universitas Presiden, dalam wawancara dengan Kompas TV.

AS Hikam menilai, kecurigaan atau sikap kritis terhadap keberpihakan Presiden dalam Pilkada DKI masih wajar jika Jokowi dikaitkan sebagai kader PDI Perjuangan (PDI-P).

Sebab PDI-P adalah salah satu parpol pengusung Ahok- Djarot.

Selain itu, sebelum menjadi Presiden, Jokowi juga berpasangan dengan Ahok ketika memimpin DKI periode 2012-2017.

Setelah Jokowi masuk ke Istana pada 2014, Ahok kemudian mengambil alih kepemimpinan di Ibu Kota.

Hikam menganggap sikap kritis seperti itu menunjukkan demokrasi di Indonesia hidup.

Namun, menjadi tidak adil jika pihak lawan berlebihan dalam bersikap.

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help