TribunSolo/
Home »

News

» Jakarta

Polisi Periksa Dua Orang, Ini Perkembangan Terbaru Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Namun, penyidik belum mengambil kesimpulan adanya keterlibatan dua orang tersebut dalam penyerangan terhadap Novel.

Polisi Periksa Dua Orang, Ini Perkembangan Terbaru Kasus Penyerangan Novel Baswedan
(KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/2/2017).(KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Polri mendapat petunjuk baru terkait perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan.

Kepala Divisi Humas Polri Insepektur Jenderal Boy Rafli Amarmengatakan, polisi mengidentifikasi dua orang mencurigakan yang terekam kamera CCTV di rumah Novel.

"Kecurigaan terhadap informasi foto tidak langsung menjawab bahwa itu adalah pelaku."

"Hanya dia tertangkap gambarnya, tertangkap, teridentifikasi pernah ada," ujar Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Polisi sudah memeriksa dua orang tersebut.

Namun, penyidik belum mengambil kesimpulan adanya keterlibatan dua orang tersebut dalam penyerangan terhadap Novel.

Boy mengatakan, polisi masih mendalami aktivitas mereka di sekitar rumah Novel.

"Masih belum ada kaitan langsung, masih didalami aktivitas yang bersangkutan," kata Boy.

Saat pemeriksaan, keduanya cukup kooperatif.

Penyidik, kata dia, membuka kemungkinan akan kembali memeriksa dua orang tersebut.

"Bisa (diperiksa lagi). Nanti lain segalanya akan disampaikan," kata Boy.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal di sekitar rumahnya di Kepala Gading, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017) pagi.

Saat ini ia menjalani perawatan mata di Singapura. (Kompas.com/Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help