TribunSolo/
Home »

News

» Jakarta

Pilkada DKI Jakarta

Ahok Geram Karena Banjir Karangan Bunga Dituding Settingannya

Nada bicara Ahok meninggi ketika disinggung soal screenshot percakapan WhatsApp.

Ahok Geram Karena Banjir Karangan Bunga Dituding Settingannya
KOMPAS.COM/JESSI CARINA
Sebagian karangan bunga untuk Ahok dan Djarot diletakan di trotoar Balai Kota, Rabu (26/4/2017). Sebab, ruang terbuka di dalam Balai Kota tidak cukup lagi untuk menampung karangan bunga itu. (KOMPAS.com/JESSI CARINA ) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ribuan karangan bunga dikirim ke Balai Kota, kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Jakarta.

Ahok pun geram saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai tudingan bahwa karangan bunga di Balai Kota merupakan rekayasa alias "settingan".

"Kamu coba tanya saja sama mereka (warga) sendiri," kata Ahok seraya menunjuk warga yang tengah mengerubutinya di Pendopo Balai Kota, Rabu (26/4/2017).

Nada bicaranya meninggi ketika disinggung soal screenshot percakapan WhatsApp.

Screenshot tersebut tersebar di media sosial.

Di dalam screenshot tersebut seolah-olah tukang bunga tengah berWhatsApp dengan Ahok.

Ahok disebut memesan 1.200 karangan bunga dan dikirim ke Balai Kota secara bertahap agar terlihat alami.

Pada screenshot tersebut, Ahok disebut menginstruksikan bunga berasal dari semua kalangan, serta dapat dimuat media sosial.

"Lu baca aja, bikin capture-an palsu aja bodoh."

"Hijaunya (bagian percakapan berwarna hijau di WhatsApp, Red) kebaca ke siapa?"

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help