TribunSolo/

Penerapan e-Retribusi Pasar Klewer Solo Ditunda, Ini Alasannya

Rudy mengatakan, segara kekurangan secepatnya akan diselesaikan sehingga e-retribusi dapat berjalan.

Penerapan e-Retribusi Pasar Klewer Solo Ditunda, Ini Alasannya
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat meninjau Museum Keris, Kamis (4/5/2017) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot ) Solo menunda program retribusi elektronik atau e-retribusi bagi pedagang kios atau los Pasar Klewer, Solo.

Demikian disampaikan oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy) kepada wartawan, Kamis (4/5/2017), pagi usai meninjau Museum Keris.

“Kami tunda dulu penarikan e-retribusinya, rencana 1 Juni (2017) bisa diterapkan,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemkot menargetkan program tersebut dapat dimulai per 1 Mei 2017.

Namun, karena perlengkapan dan peralatan pendukung e-retribusi belum siap maka penundaan dilakukan.

Rudy mengatakan, segara kekurangan secepatnya akan diselesaikan sehingga e-retribusi dapat berjalan.

Adapun, bank rekanan Pemkot akan menyediakan tiga unit mesin Electronic Data Capture (EDC) berbasis Near Field Communication (NFC).

Mesin-mesin tersebut masing-masing akan diletakkan di lantai semi basement, lantai 1 dan lantai 2 pasar.

Selain persiapan e-retribusi, dia mengungkap, pendataan pedagang juga belum selesai.

Sementara itu, pembayaran retribusi manual atau tunai diserahkan kepada instansi terkait.

Dia menegaskan, pedagang wajib membayar retribusi saat mulai berpindah di Pasar Klewer yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Sabtu (22/4/2017) lalu.

“Pedagang digratiskan hanya saat menempati pasar sementara (di Alun-alun Utara),” pungkasnya. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help