TribunSolo/

Boyolali, Solo, dan Sukoharjo Dipilih sebagai Lokasi Syuting Film Guru Ngaji & Badut MaKSimal

Beberapa tempat yang dijadikan tempat syuting Guru Ngaji & Badut Maximal yaitu Boyolali, Sukoharjo, Jakarta dan Solo.

Boyolali, Solo, dan Sukoharjo Dipilih sebagai Lokasi Syuting Film Guru Ngaji & Badut MaKSimal
ISTIMEWA
Rosa Rai Djalal bersama para pemain Guru Ngaji & Badut MaKSimal. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Chanex Ridhall Pictures sudah memulai proses syuting film terbarunya yang berjudul Guru Ngaji & Badut MaKSimal di Boyolali, Jawa Tengah.

Proses syuting film ini sendiri telah memasuki hari ke-11, pada Jumat (5/5/2017).

Beberapa tempat yang dijadikan tempat syuting Guru Ngaji & Badut MaKSimal yaitu Boyolali, Sukoharjo, Jakarta dan Solo.

Film bergenre komedi ini disutradarai oleh Erwin Arnada dengan penulis skenario adalah Alim Sudio.

Sementara itu, Guru Ngaji & Badut MaKSimal diproduseri oleh Rosa Rai Djalal yang dibantu Ichwan Persada sebagai line produser.

Rosa Rai Djalal yang juga menjalankan peran ganda sebagai produser dan produser eksekutif mengatakan, setelah film Iqro menuai kesuksesan, ia tertantang untuk kembali membuat sebuah film yang bisa dinikmati seluruh keluarga.

“Kami mencoba membuat sebuah film komedi religius yang bisa memberi makna bagi para penonton," katanya, Jumat (5/5/2017).

"Ada nilai-nilai kejujuran, keikhlasan, kesetiakawanan dan toleransi yang coba kami sisipkan dalam berbagai adegan sepanjang film,” tambahnya.

“Melalui film ini kami ingin bercerita tentang bagaimana Mukri menyelesaikan masalahnya dan mewujudkan mimpinya namun dengan cara yang ringan dan mengundang canda tawa,” ujarnya.

Rosa optimis film ini bisa berbagi pesan positif.

Menurutnya, film adalah media komunikasi yang sangat efektif dan bisa dinikmati semua kalangan.

Adapun, film Guru Ngaji & Badut MaKSimal ini bercerita tentang Mukri yang diperankan Donny Damara seorang guru ngaji di Desa Tempuran.

Ia diceritakan bekerja sampingan sebagai badut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Sehari-hari, Donny menjadi badut bersama Parmin yang diperankan Ence Bagus, lelaki sederhana yang bercita-cita untuk membeli motor agar bisa mendapat perhatian Rahma (Andania Suri), perempuan Idamannya yang juga disukai oleh Yanto (Dodit Mulyanto).(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help