TribunSolo/

Kasus Hukum Habib Rizieq Shihab

Kombes Argo Yuwono Yakin Rizieq Akan Penuhi Panggilan Polisi Setelah Visanya Habis

Adapun dalam kasus dugaan chat WhatsAp berkonten pornografi, Rizieq sudah dua kali mangkir panggilan pemeriksaan polisi.

Kombes Argo Yuwono Yakin Rizieq Akan Penuhi Panggilan Polisi Setelah Visanya Habis
Amriyono Prakoso/Tribunnews.com
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. 

Rizieq menolak pulang ke Indonesia karena tak mau diperiksa dalam kasus chat WhatsApp berkonten pornografi ini. (Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)
 

 
 

 
 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Kasus Hukum Rizieq Shihab
Penulis
EditorDian Maharani
Tag:
Rizieq Shihab
argo yuwono
Berita TerkaitPencarian Rizieq Shihab oleh Interpol Tunggu Keputusan Penyidik
Tanyakan Keberadaan Rizieq, Firza Bilang "Habib ke Mana Ya, Kok Enggak Pulang-pulang?"
Polisi: Jangan Perlakukan Rizieq sebagai Tersangka
Polisi Anggap Rizieq Shihab Rugi Tolak Diperiksa
Polri Persilakan Rizieq Minta Perlindungan PBB


Komentar
Ada 11 komentar untuk artikel ini
Kompas.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Kito Gebo Jumat, 19 Mei 2017 | 18:21
yons achmad = shalahuddin ahmad = lindan = weha tinker = rahmat kartolo asli = imam prasetyo = edi keceput = andiek = pebriano pamungkas = sang pujangga = gatot swandito = dajjal

(0) (0) Tanggapi Laporkan
Cheesy G Jumat, 19 Mei 2017 | 18:15
ini mah bib. habib haaabib. habib haaabib. *geleng kepala

(0) (0) Tanggapi Laporkan
Kanomayasa Ubud Jumat, 19 Mei 2017 | 18:04
maaf ada typo, seharusnya 'bahkan kasus video cabul '

(0) (0) Tanggapi Laporkan
Kanomayasa Ubud Jumat, 19 Mei 2017 | 18:02
rizieq memang licin, bisa memperdaya hukum di indonesia. bahkan jesus video cabul yang sudah terang benderang belum bisa menyeret dia jadi tersangka

(0) (0) Tanggapi Laporkan
Steven J Kusnadi Jumat, 19 Mei 2017 | 17:27
"masih pantas dipanggil habib ?"

Halaman
1234
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help