TribunSolo/

Dianggap Langgar Aturan, Taksi Uber Kena Peringatan Tegas dari Dishub Solo

Dinas Perhubungan Solo, sudah mengambil langkah tegas memberi peringatan terhadap pengelola Uber dengan mengirim surat peringatan.

Dianggap Langgar Aturan, Taksi Uber Kena Peringatan Tegas dari Dishub Solo
TRIBUNSOLO.COM/YUDHISTIRA NURDIAN QUROTTA
Spanduk bertuliskan Tolak Angkutan Penumpang Ilegal yang dibentangkan pada aksi damai gabungan pengusaha taksi Solo, Kamis (15/5/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, memberi peringatan tegas kepada layanan transportasi berbasis online, Uber.

Pasalnya, beroperasinya Uber di Solo dinilai melanggar sejumlah aturan.

Bahkan, keberadaannya mendapat penolakan dari sopir-sopir taksi konvensional di Solo beberapa waktu lalu.

Para sopir taksi konvensional juga mengancam akan melakukan sweeping sebagai aksi penolakan terhadap Uber.

Pemkot, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, sudah mengambil langkah tegas memberi peringatan terhadap pengelola Uber dengan mengirim surat.

"Kami sampaikan, pengelola Uber harus mematuhi aturan yang berlaku sebelum beroperasi," ujar Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, kepada wartawan Jumat (19/5/2017).

Hati menganggap, Uber melanggar aturan karena menggandeng koperasi untuk mengumpulkan mobil sewa (rental) untuk armada Uber.

Selain itu, Uber juga tidak memenuhi aturan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sudah mengatur kewajiban perusahaan taksi.

Diantaranya memiliki bengkel, kendaraan sudah diuji KIR sebelum beroperasi, serta memiliki garasi.

Dikatakannya, sesuai Permenhub yang dimaksud, pengelola Uber seharusnya bekerjasama dengan pengelola taksi konvensional, yang sudah memenuhi syarat-syarat tersebut.

Ditambah juga izin operasional taksi yang diterbitkan Pemprov Jawa Tengah juga belum dimiliki.

Pemkot berencana melayangkan surat peringatan kedua kepada pengelola Uber jika taksi online itu masih beroperasi di Solo.

Penindakan taksi Uber di lapangan juga dalam kajian Dishub Solo dan Satlantas Solo. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help