TribunSolo/
Home »

Seleb

» Gosipi

Lyra Virna Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, ini Penyebabnya

Artis peran dan model Lyra Firna dilaporkan ke Polda Metro Jaya Jakarta oleh pemilik Ada Tours and Travel, Lasty Annisa (41).

Lyra Virna Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, ini Penyebabnya
KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan
Artis peran Lyra Virna dan suaminya, Fadlan Muhammad, di Hotel Veranda, Pakubuwono, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Artis peran dan model Lyra Firna  dilaporkan ke Polda Metro Jaya Jakarta oleh pemilik Ada Tours and Travel, Lasty Annisa (41).

Lasty melaporkan Lyra Firna ke Polda Metro Jaya karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik.

Adapun permasalahan ini muncul dipicu oleh komentar istri Fadlan Muhammad tersebut di akun media sosial Instagram.

Lasty Annisa (41) yang merupakan direktur dari PT Ada Turistama Bersaudara merasa gerah dengan semua komentar Lyra Virna yang memojokkannya.

Lasty Annisa, pemilik Ada Tours and Travel, bersama tim pengacaranya melaporkan Lyra Virna ke Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/5/2017).
Lasty Annisa, pemilik Ada Tours and Travel, bersama tim pengacaranya setelah melaporkan Lyra Virna ke Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/5/2017). (NOVA.id|Manda)

"Lyra sudah keterlaluan mencemarkan nama baik saya secara pribadi dan perusahaan kami," ujar Lasty saat dijumpai NOVA.id seusai melaporkan Lyra Firna di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (19/5).

Perempuan kelahiran Belawan, 28 Februari 1976, ini mengaku kehabisan kesabaran karena Lyra masih terus menyindirnya.

Akibatnya, klien Ada Tours and Travel yang hendak naik haji menggunakan jasa Lasty pun langsung membatalkan dan meminta pengembalian uang.

"Dia ribut minta dikembalikan uang, padahal dia sendiri yang cancel, meminta untuk tidak jadi diberangkatkan karena alasan keluarga."

"Jadi bukan karena tidak diberangkatkan, jadi seolah-olah di sini dia yang dirugikan."

"Dia memutarbalikkan fakta," katanya menambahkan.

Adapun Lyra Firna, istri kedua Fadlan,  tersebut diduga melakukan pelanggaran atas pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik, dalam hal ini media sosial.

Berdasarkan Pasal 27 (3) Jo Pasal 45 (1) dan atau Pasal 35 Jo Pasal 51 (2) UU RI No. 19 Th. 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP. (Nova.grid.ID/Amanda Hanaria)

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help