TribunSolo/

Percaya Mitos Gemuk Itu Sehat? Ini Jawabannya

Sebuah penelitian telah dilakukan untuk mengkonfirmasi mitos “gemuk itu sehat”. Hasilnya kegemukan pasti akan meningkatkan risiko penyakit

Percaya Mitos Gemuk Itu Sehat? Ini Jawabannya
net
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Pernah dengar istilah “tidak apa-apa gemuk yang penting sehat”?

Sebuah penelitian telah dilakukan untuk mengkonfirmasi mitos “gemuk itu sehat”.

Hasilnya kegemukan pasti akan meningkatkan risiko penyakit.

Itulah hasil penelitian yang disampaikan dri European Congress on Obestiy seperti dikutip kompas.com.

Penelitian ini tidak bertujuan untuk mendiskriminasikan orang-orang yang mengalami kegemukan.

Tapi menjadi sebuah peringatan kepada orang tersebut, para tenaga medis, dan pakar gizi.

Konfirmasi mitos “gemuk tapi sehat” ini dilakukan oleh peneliti dari University of Birmingham pada data pasien tahun 1995 sampai 2015.

Pasien diteliti adalah yang memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih, tidak memiliki sejarah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Hasilnya mereka menemukan pasien yang diteliti berisiko lebih tinggi terkena jantung, stroke, dan gagal jantung dibanding orang normal lainnya.

“Temuan ini tentu harus ditanggapi sangat serius. Saya mendorong para profesional kesehatan untuk segera bertindak,” ucap Mike Krapton dari British Heart Foundation ketika diminta menanggapi hasil penelitian.

Mike menambahkan bahwa orang-orang dulu berpikir kelebihan berat badan yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke hanya karena tekanan darah dan kolestrol.

“Namun hasil baru penelitian ini menunjukkan bahwa orang kelebihan berat badanlah yang berisiko lebih terkena penyakit-penyakit tersebut,” ujar Mike. (Intisari/Mentari Desiani Pramudita )

Berita di atas telah ditayangkan di Intisari dengan judul  Catat! Tidak Ada yang Namanya Gemuk Itu Sehat

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help