Anggota Brimob Ditusuk Dekat Mabes Polri

Pelaku Incar Bagian Leher Polisi, namun Sempat Ditangkis hingga Lukai Pipi Kanan

Saat penyerangan terjadi, sekitar 20 anggota korps Brimob dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya tengah menunaikan salat.

Pelaku Incar Bagian Leher Polisi, namun Sempat Ditangkis hingga Lukai Pipi Kanan
KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUS
Lokasi penusukan dua orang polisi oleh seorang pria di sekitar Masjid Falatehan, Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diberi garis polisi, Jumat (30/6/2017) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Dua anggota polisi korban yang diserang oleh seorang pria di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sempat menangkis serangan pelaku yang menggunakan sangkur, Jumat (30/6/2017) malam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.40 WIB ketika korban dan pelaku selesai menunaikan salat isya di masjid tersebut.

"Setelah salam, selesai, pelaku mengeluarkan senjata tajam atau pisau langsung menusukan atau menyabet ke pipi dua anggota kami," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan di lokasi, Jumat malam.

"Mungkin, tujuannya ke leher, tapi karena anggota kami melakukan penangkisan sehingga kena pipinya," kata dia.

Baca: Pelaku Serang Dua Polisi dengan Sangkur Merek Cobra Usai Salat Isya Berjemaah

Saat penyerangan terjadi, sekitar 20 anggota korps Brimob dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya tengah menunaikan salat.

Selesai salam, pelaku yang berada di sebelah kanan korban langsung menusuk sambil meneriakkan kata tagut (thogut), kafir, dan memekikkan takbir.

Kedua korban yang sedang menjalankan tugas Operasi Ramadaniya, yakni AKP Dede Suhatmi anggota Resimen 1 Gegana dan Briptu M Syaiful Bakhtiar Resimen 3 Pelopor, tidak terluka parah dan kondisinya sudah stabil.

Setelah kejadian itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Pusat Pertamina dan kemudian dipindah ke RS Polri Kramat Jati. (Nibras Nada Nailufar)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Tangkis Serangan, Polisi Korban Penusukan Hanya Terluka di Pipi Kanan.

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help