Warga Mojogedang, Karanganyar Bongkar Paksa Warung karena Diduga Jadi Tempat Prostitusi

Saat itu, warga sekitar mendengar suara perempuan di sebuah bangunan di belakang warung milik Pawiro Sukarno.

Warga Mojogedang, Karanganyar Bongkar Paksa Warung karena Diduga Jadi Tempat Prostitusi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK) 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Suara perempuan di sebuah kamar belakang warung berujung pembongkaran paksa sekelompok warga di Karanganyar.

Warga sekitar menduga bangunan di belakang warung tersebut menjadi tempat prostitusi.

Pembongkaran berawal pada Kamis malam (6/7/2017).

Saat itu, warga sekitar mendengar suara perempuan di sebuah bangunan di belakang warung milik Pawiro Sukarno.

Setelah didatangi beramai-ramai, warga memergoki seorang pria dan perempuan sedang berbuat mesum di kamar yang berada di belakang warung milik Pawiro.

Keesokan harinya, warga Kampung Jatimulyo RT 1/ RW 18, Desa Kedungjeruk, Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah membongkar paksa bangunan milik Pawiro.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, pada Jumat siang (7/7/2017), warga melakukan bersih bersih kampung dan kemudian secara spontan merobohkan warung milik Pawiro.

"Yang dirobohkan hanya warung makan yang di depan rumahnya," ujar Ade.

Ade menambahkan, pembongkaran dilakukan sekitar 300 warga.

Dari keterangan warga, Pawiro diduga menyewakan kamar untuk praktek prostitusi.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help