TribunSolo/

Amien Rais Desak Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan

Pelaku kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, kata Amien, sampai saat ini belum juga terungkap

Amien Rais Desak Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais memberi orasi kebangsaan dalam acara Halal Bihalal dan Rakor Forum Keluarga Alumni (Fokal) IMM di UMS, Minggu (9/7/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais meminta kepada Polri untuk mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Menurutnya, pelaku penyiraman air keras tersebut harus diketahui dan terungkap.

Dirinya mempertanyakan, Polri dapat mengungkap pelaku kasus bom Bali, bom di Hotel JW Mariott dalam waktu cepat.

Namun siapa pelaku kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, kata Amien, sampai saat ini belum juga terungkap.

"Polri ini punya prestasi yang sangat bagus, bom Bali tidak sampai tiga hari sudah ketemu orangnya (pelakunya)."

"Kemudian bom di Hotel JW Mariott juga dalam hitungan hari ketemu, kok ini (siapa pelaku kasus penyiraman air keras) belum terungkap," kata Amien usai memberi orasi kebangsaan dalam acara Halal Bihalal dan Rakor Forum Keluarga Alumni (Fokal) IMM di UMS, Minggu (9/7/2017).

Amien mengatakan, dugaan ada jenderal polisi seperti yang dikatakan Novel Baswedan terkait penyiraman air keras terhadap dirinya memang betul.

"Dugaan Novel Baswedan saya kira memang betul ada seorang jenderal polisi yang memberikan instruksi penyiraman walaupun nama itu masih teka-teki," katanya.

Dewan Kehormatan Muhammadiyah ini menegaskan, apabila memang ada jenderal polisi yang terlibat tetap harus dilakukan diproses hukum yang berlaku.

"Kasus ini harus diusut secara tuntas dan dibongkar," terangnya. (*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help