TribunSolo/

Berniat Selesaikan Masalah Utang, Warga Tegalgede Karanganyar Justru Jadi Korban Kekerasan

Para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke 1e atau 351 ayat (1) ke 1e KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara

Berniat Selesaikan Masalah Utang, Warga Tegalgede Karanganyar Justru Jadi Korban Kekerasan
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak dalam pers rilis kasus kekerasan di Mapolres Karanganyar, Selasa (11/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar mengamankan dua orang tersangka kasus kekerasan.

Kedua tersangka tersebut berinisial S (44) warga Dukuh Kepuh, Desa Sringin, Kecamatan Jumapolo dan G (44) Ngrawoh, Kecamatan Tegalgede, Karanganyar.

Sementara korbannya adalah SL (34) warga Titang, Tegalgede (Bejen), Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, mengatakan, penangkapan terhadap para tersangka tersebut hasil dari laporan korban.

Menurutnya, kasus kekerasan tersebut terjadi pada Senin (3/7/2017) di selatan Pasar Tegalgede (Bejen).

Korban SL dan tersangka S bertemu di lokasi kejadian untuk menyelesaikan terkait utang piutang.

Setelah keduanya bertemu, justru tersangka S tiba-tiba memasang borgol secara paksa di kedua pergelangan tangan korban.

Tersangka S kemudian menghubungi G berniat untuk minta bantuan guna menyelesaikan kasus utang piutang tersebut dengan korban.

"Sampai di lokasi bukannya membantu, tetsangka G malahan melakukan kekerasan dengan memukul kepala korban," kata Kapolres dalam pers rilis kasus di Mapolres Karanganyar, Selasa (11/7/2017).

Halaman
12
Penulis: Labibzamani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help