TribunSolo/

Musda IAEI di UNS Solo, Ini Bahasan Utama Para Ahli Ekonomi Islam

Sebab sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, pertumbuhan ekonomi Islam sangat rendah.

Musda IAEI di UNS Solo, Ini Bahasan Utama Para Ahli Ekonomi Islam
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ketua Panitia Musda IAEI Jawa Tengah, Lukman Hakim 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ekonomi Islam selama tiga tahun terakhir belum mengalami kemajuan yang signifikan.

Contoh paling terlihat aadalah minimnya perbankan syariah yang saat ini jumlahnya hanya di bawah 5 persen.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan di kalangan pegiat ekonomi Islam.

Sebab sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, pertumbuhan ekonomi Islam sangat rendah.

Hal tersebtu menjadi bahasan utama dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS).

Musda juga memilih pengurus di jajaran DPW Jawa Tengah.

Dalam Musda tersebut terpilih Dr Wisnu Untoro sebagai Ketua IAEI Jateng. 

Dengan kondisi masih minimmnya ekonomi islam tersebut, berbagai komunitas ahli dan pakar ekonomi Islam berupaya mensinergikan langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Islam di masyarakat.

''Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Islam dengan menggiatkan berbagai sosialisasi di masyarakat."

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help