TribunSolo/

Sejumlah Maskapai Internasional Pindahkan Operasional ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan perpindahan maskapai dilakukan secara bertahap

Sejumlah Maskapai Internasional Pindahkan Operasional ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Salah satu sudut di area check in Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Maskapai dengan rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta mulai pindah secara bertahap ke Terminal 3.

Perpindahan operasional ke Terminal 3 pada bulan ini dilakukan terhadap maskapai-maskapai yang tergabung di dalam aliansi global Skyteam.

Adapun maskapai-maskapai itu yakni Saudi Arabian Airlines pada 10 Juli, Vietnam Airlines pada 12 Juli, kemudian Korea Airlines pada 17 juli dan Xiamen Airlines pada 30 Juli.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan perpindahan maskapai dilakukan secara bertahap.

Nantinya, lanjut Awaluddin, seluruh penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta akan dilayani melalui Terminal 3.

"Kami yakin Terminal 3 dapat meningkatkan citra dari maskapai sehingga juga dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia," kata Awaluddin dalam keterangan pers yang diterima KompasTravel, Jumat (14/7/2017).

Melalui Terminal 3 yang merupakan terminal termegah dan termodern di Indonesia, lanjutnya, AP II juga juga optimistis maskapai tertarik untuk membuka rute internasional baru dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta.

"Adanya Terminal 3, serta pengembangan lainnya seperti Skytrain serta akses kereta untuk dari dan menuju bandara, maka Bandara Soekarno-Hatta akan sejajar dengan bandara-bandara berkelas dunia dan dapat menjadi bandara hub guna lebih maksimal dalam mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia,” tambahnya.

Angkasa Pura II mendukung target yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata.

Salah satunya adalah target kunjungan wisatawan mancanegara.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help