TribunSolo/

Terkait Perppu Ormas, Muhammadiyah: Jangan Sampai Dibuat Karena Sugestivitas Penguasa

Dirinya menyebutkan, pada masa pemerintahan Presiden Soekarno yang terkenal dengan rezim Demokrasi Terpimpin.

Terkait Perppu Ormas, Muhammadiyah: Jangan Sampai Dibuat Karena Sugestivitas Penguasa
TribunSolo.com/Labib Zamani
Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah, Tafsir (tengah) ketika memberikan keterangan pers tentang Perppu Ormas bersama Fokal IMM Jateng di sebuah rumah makan di Pabelan, Sukoharjo, Jumat (14/7/2017) petang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah menyarankan kepada Pemerintah agar Perppu tentang Ormas dibuat bukan karena sugestivitas penguasa.

"Jangan sampai pemerintah dalam mengeluarkan Perppu ini atas sugetivitas penguasa," kata Ketua Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah, Tafsir, ketika memberikan keterangan pers bersama Fokal IMM Jateng di sebuah rumah makan di Pabelan, Sukoharjo, Jumat (14/7/2017) petang.

"Bagi Muhammadiyah itu sudah pahamlah, dari rezim ke rezim selalu ada sesuatu dalam tanda kutip menodai demokrasi," katanya.

Dirinya menyebutkan, pada masa pemerintahan Presiden Soekarno yang terkenal dengan rezim Demokrasi Terpimpin.

Kemudian pada masa pemerintahan Presiden Soeharto Azas Tunggal.

"Sekarang Perppu mungkin sebagai modal demokrasi yang ditorehkan rezim Presiden Jokowi."

"Tapi semua itu dari rezim ke rezim selalu ada," kata dia.

Namun demikian, lanjut dia, bagi Muhammadiyah belum cukup harus bersyahad.

Artinya memberikan bukti, bukan hanya berjanji.

Halaman
12
Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help