Bapak dan 4 Anaknya Tewas Tenggelam di Pantai Maropokot, Negekeo, NTT

Kejadian itu, kata Jules, bermula ketika Jalaludin bersama anak-anak dan keluarganya berekreasi di Pantai Maropokot, Sabtu pagi.

Bapak dan 4 Anaknya Tewas Tenggelam di Pantai Maropokot, Negekeo, NTT
Ilustrasi warga tenggelam di laut. 

KOMPAS.COM, NAGEKEO - Lima warga Kecamatan Boawae, Kabupaten Negekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas, terbawa arus laut di Pantai Maropokot.

Kecelakaan laut ini terjadi pada Sabtu (15/7/2017) sore.

Jenazah mereka ditemukan secara terpisah, Sabtu sore dan Sabtu tengah malam. 

Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Jules Abraham Abast, mengatakan, lima orang yang tewas itu merupakan anggota satu keluarga yakni bapak dan empat orang anaknya.

"Lima orang yang tewas itu yakni Intan (16), Ain (16), Fendi (33), Asma (36), dan Jalaludin (52)," kata Jules kepada Kompas.com, Sabtu malam.

Kejadian itu, kata Jules, bermula ketika Jalaludin bersama anak-anak dan keluarganya berekreasi di Pantai Maropokot, Sabtu pagi.

Lalu, sekitar pukul 16.20 Wita, Intan dan Ain berenang di tepi Pantai Maropokot, di belakang kafe.

Saat berenang, keduanya terbawa arus.

Saat melihat itu Fendi , Asma, dan Jalaludin berusaha membantu keduanya.

Saat berusaha untuk membantu, ketiganya pun terbawa arus dan menghilang.

Beberapa saat setelah kejadian itu, ucap Jules, warga akhirnya menemukan empat orang yakni Ain (16), Asma (36) dan Jalaludin (52) dalam keadaan telah meninggal.

Jenazah mereka  dibawa ke Rumah Sakit Aeramo dan kemudian diautopsi.

"Jenazah terakhir yang ditemukan beberapa saat lalu sekitar pukul 22.15 yakni Fendi."

"Saat ini jenazah Fendi dibawa ke rumah sakit," kata Jules. (Terseret Arus Saat Mandi di Laut, 5 Orang Tewas di Nagekeo/Kompas.com/Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere)

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help