TribunSolo/

Kecewa Tak Diberi Uang Rental Mobil, Siswa SMP di Sragen Bakar Klinik Bersalin Milik Orang Tuanya

Aksi pelaku diduga memang dipicu kekecewaan karena tidak diberi uang untuk membayar mobil rental yang sempat dibawanya

Kecewa Tak Diberi Uang Rental Mobil, Siswa SMP di Sragen Bakar Klinik Bersalin Milik Orang Tuanya
Joglosemar.co/Wardoyo
Tim Polsek Sidoharjo melakukan olah TKP di lokasi klinik bersalin “Salsabila” di Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen yang dibakar oleh seorang pelajar, Senin (17/7). (Joglosemar.co/Wardoyo) 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN—Seorang pelajar yang baru lulus dari bangku SMP, DS (16) nekat membakar klinik bersalin “Salsabila” milik orangtuanya di Dukuh Sambirejo RT 24, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Senin (17/7) petang.

Mengutip Joglosemar.co, diduga kuat, aksi nekat itu dipicu rasa kecewanya karena tidak diberi uang oleh orangtuanya untuk membayar uang sewa mobil yang baru saja dipakainya.

Akibat ulah kalapnya itu, sebagian klinik bersalin yang sehari-hari dipakai untuk praktik orangtuanya, Nanik Indarti, ludes terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, insiden pembakaran klinik diketahui sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut keterangan warga sekitar lokasi kejadian, api pertama kali diketahui oleh tetangga yang tinggal di depan klinik, Suparno (47).

Saat itu, ia yang berada di rumahnya dikejutkan dengan suara ledakan dan pecahan kaca dari arah klinik.

Mendengar suara itu, PNS tersebut langsung bergegas keluar rumah untuk mengecek ke lokasi klinik.

Begitu keluar dari rumah, ia sudah dihadapkan pemandangan kepulan asap dari tempat praktik di klinik milik Suwito Riyanto (62) dan Nanik Indarti (50) itu.

Melihat asap dan kobaran api yang membakar klinik, ia berinisiatif melakukan pemadaman bersama warga lainnya.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help