TribunSolo/

Korea Selatan Usulkan Perundingan Militer dengan Korea Utara

Dia lalu menambahkan, bahwa dialog seperti itu sangat penting bagi mereka yang berharap program senjata nuklir Pyongyang berakhir.

Korea Selatan Usulkan Perundingan Militer dengan Korea Utara
Aminoapps.com
Perundingan antara Korea Selatan dan Korea Utara bertujuan untuk mengakhiri perlawan militer antar keduanya 

TRIBUNSOLO.COM, KOREA - Korea Selatan berniat untuk mengadakan perundingan militer dengan Korea Utara.

Hal itu setelah selama beberapa minggu mengalami ketegangan yang meningkat terkait adanya uji coba rudal jarak jauh di Pyongyang.

Jika mereka benar-benar akan melakukan perundingan, maka akan menjadi perundingan level tinggi pertama sejak tahun 2015.

Sorang pejabat senior mengatakan, bahwa perundingan harus bertujuan untuk menghentikan semua kegiatan permusuhan yang bisa meningkatkan ketegangan militer di perbatasan antar kedua negara.

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, telah lama memberikan isyarat soal niatnya untuk menjalin hubungan persahabatan dengan Korea Utara.

Dikutip dari BBC, Senin (17/7/2017), dalam sebuah pidato baru-baru ini di Berlin, dia mengatakan bahwa dialog dengan Korea Utara itu untuk menyerukan agar perjanjian damai antara keduanya segera ditandatangani.

Ia juga mengatakan bahwa dialog dengan Korea Utara ini lebih mendesak dari pada sebelumnya.

Dia lalu menambahkan, bahwa dialog seperti itu sangat penting bagi mereka yang berharap program senjata nuklir Pyongyang berakhir.

Diketahui tes rudal yang sering dilakukan Korea Utara, termasuk yang baru yaitu rudal balistik antar benua, sangat bertentangan dengan resolusi PBB.

Tes tersebut dinilai cuma berfungsi sebagai peringatan terhadap negara tetangga dan Amerika Serikat.

Wakil Menteri Pertahanan Korea Selatan, Suh Choo-suk, mengatakan pada sebuah media bahwa perundingan dapat diadakan di Tongilgak.

Yakni sebuah bangunan Korea Utara di zona tanpa militer di kompleks Panmunjom yang juga digunakan untuk perundingan sebelumnya.

Dia mengusulkan agar pembicaraan diadakan pada tanggal 21 Juli, dan mengatakan: "Kami berharap mendapat tanggapan positif dari Korea Utara."

Wartawan BBC di Seoul mengatakan, bahwa tujuan akhir dari perundingan ini adalah untuk menyudahi perlawanan militer yang telah mendominasi hubungan antara kedua negara selama beberapa dekade.

Akan tetapi sebelumnya, mungkin akan dimulai dengan membangun rasa kepercayaan.

Palang Merah dan pemerintah juga telah mengusulkan sebuah pertemuan terpisah.

Tujuannya adalah untuk membahas bagaimana caranya bisa mengadakan reuni keluarga yang dipisahkan karena perang Korea pada tahun 1953 lalu.

Namun sejumlah pengamat mengatakan, hal ini bisa mengakibatkan kemarahan pihak Pyongyang.

Hal itu karena keengganan pihak Korea Selatan untuk memulangkan para pembelot. (bbc/Sutam Ardy S/Magang TribunSolo.com)

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help