TribunSolo/

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Kepala Disdik Solo Larang Perpeloncoan

“Yang jelas tidak boleh ada tugas-tugas yang aneh-aneh, harus edukatif, dan yang tanggung jawab kepala sekolahnya,” kata Etty, Senin (17/7/2017).

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Kepala Disdik Solo Larang Perpeloncoan
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Kegiatan siswa dalam MPLS di SMPN 1 Surakarta​, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Etty Retnowati menegaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru harus bebas dari perpeloncoan.

MPLS juga menjadi tanggung jawab penuh kepala sekolah yang bersangkutan.

“Yang jelas tidak boleh ada tugas-tugas yang aneh-aneh, harus edukatif, dan yang tanggung jawab kepala sekolahnya,” kata Etty, Senin (17/7/2017).

Menurut Etty, mengacu Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru harus dilakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan.

“Pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama masuk Sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur Sekolah,” terangnya.

Etty menekankan dalam Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru diperbanyak untuk pendidikan karakter.   

Dengan tujuan untuk menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa baru dilaksanakan dalam jangka waktu tiga hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran.

Etty menambahkan untuk pakaian yang dikenakan saat pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru adalah atribut sekolah.

“Bagi siswa baru SMP yang belum jadi baju seragamnya, bisa mengenakan seragam SD,” katanya.(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help