TribunSolo/

Musim Haji 2017

Mengintip Proses Pembuatan Gelang Haji di Asrama Haji Donohudan, Boyolali

Gelang setebal 1,5 milimeter tersebut di proses menggunakan air keras untuk mengukir nomor paspor dan nama jemaah.

Mengintip Proses Pembuatan Gelang Haji di Asrama Haji Donohudan, Boyolali
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Nur Rohim ketika mencetak nama jemaah menggunakan proses kimia di Asrama Haji Donohudan Kamis (10/8/2017) . 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI -- Di kamar paling ujung lantai 2 gedung Makkah ini gelang haji jemaah di Asrama Haji Donohudan memasuki proses akhir.

Gelang setebal 1,5 milimeter tersebut di proses menggunakan air keras untuk mengukir nomor paspor dan nama jemaah.

Nur Rohim, salah satu pembuat gelang haji mengatakan bahan dasar gelang sudah ia persiapkan dari Jepara.

"Bahan dasar sudah ada, sudah berbentuk gelang dengan tulisan dasar seperti nama embarkasi dan tulisan Paspor," katanya saat ditemui di Asrama Haji Donohudan, Kamis (10/8/2017).

Ia dan tujuh rekannya tinggal mengukir nomor kloter, paspor dan nama jemaah.

Nur Rohim ketika mencetak nama jemaah menggunakan proses kimia di Asrama Haji Donohudan  Kamis (10/8/2017) .
Nur Rohim ketika mencetak nama jemaah menggunakan proses kimia di Asrama Haji Donohudan Kamis (10/8/2017) . (TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

"Jadi prosesnya hasil print out cetakan nama jamaah dilekatkan menggunakan bahan kimia khusus dan disiram oleh air keras," katanya.

"Kemudian dipanaskan menggunakan alat sehingga nama jemaah akan terukir di atas gelang," terangnya.

Meski terlihat sepele, proses penamaan sangat krusial.

Baca: Jemaah calon haji Asal Banjarnegara dan Purbalingga Tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help