TribunSolo/
Home »

Solo

Tampilkan Karya Warisan Leluhur, Pameran Seni Rupa Tradisional Digelar di TBJT Solo

Pameran ini diadakan untuk menggali kembali karya warisan leluhur yang pernah menjadi peradaban dari suatu kebudayaan dan tradisi.

Tampilkan Karya Warisan Leluhur, Pameran Seni Rupa Tradisional Digelar di TBJT Solo
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Suasana pameran Seni Rupa Tradisi di TBJT Solo, Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pameran Seni Rupa Tradisional digelar di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Solo, Jumat (11/8/2017) siang.

Pameran ini diadakan untuk menggali kembali karya warisan leluhur yang pernah menjadi peradaban dari suatu kebudayaan dan tradisi.

Beberapa hasil karya dipamerkan di kegiatan ini.

Antara lain wayang beber, keris, topeng, batik tulis dan gerabah.

"Meskipun masyarakat mengetahui runutan sejarah, maupun nilai yang melekat pada karya seni, namun Seni Rupa Tradisi adalah bagian dari peradaban masa lalu yang masih memiliki daya tarik hingga sekarang," kata kurator sekaligus perupa senior Kota Bengawan, Putut H. Pramono, Jumat.

Sebanyak tujuh pelaku seni rupa unjuk karya dalam pameran yang digelar hingga 13 Agustus 2017 mendatang ini.

Mereka adalah pelukis wayang beber terakhir yang ada di Kota Solo, Hermin Istiarningsih Sutrisno, batik klasik dari Nora Gunawan (Alm), Hajar Satoto (Alm) yang membawakan wayang kulit dan gamelam pamor, Ronggojati Sugiyatno yang memamerkan tosan aji keris.

Selain itu juga ada Bambang Suwarno yang menampilkan wayang, Narimo yang menyajikan tatah topeng dan Batik Bayat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seni rupa tradisional dapat lestari dan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi daerahnya.

Pada hari ketujuh pameran, suasana ruangan terlihat cukup ramai saat jam makan siang.

Para pengunjung yang datang rata-rata adalah anak muda, mulai mahasiswa hingga siswa SMA.

Beberapa pengunjung juga sempat berfoto bersama dengan karya-karya yang ditampilkan.

Di pameran ini juga dipamerkan keris sepanjang hampir dua meter karya H.Ronggajati Sugiyatno. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help