TribunSolo/

Ada 1.000 Sak Pupuk Urea Non Subsidi yang Diberikan untuk Petani di Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali

Rusaknya saluran irigasi dikeluhkan petani karena mereka tidak bisa melakukan aktivitas bertani.

Ada 1.000 Sak Pupuk Urea Non Subsidi yang Diberikan untuk Petani di Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali
TribunSolo.com/Labib Zamani
Petani Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali, menerima bantuan pupuk urea non subsidi, Minggu (13/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Bantuan pupuk Urea Non Subsidi yang diberikan kepada petani di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jateng ada 1.000 sak.

Pupuk tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan oleh petani untuk meningkatkan produksi hasil pertaniannya.

Demikian disampaikan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar, Endang Srikarti Handayani, di sela pembagian pupuk di Desa Dibal, Minggu (13/8/2017).

"Supaya produksi hasil pertanian petani di Desa Dibal ini meningkatkan," katanya.

Baca: Petani Desa Dibal, Ngemplak, Boyolali Terima Bantuan Pupuk Urea Non Subsidi

Selain bantuan pupuk, kata Endang, saluran irigasi Waduk Cengklik juga akan dilakukan perbaikan atau revitalisasi.

Pasalnya, banyak saluran irigasi aliran air dari Waduk Cengklik ke area persawahan petani rusak.

Rusaknya saluran irigasi dikeluhkan petani karena mereka tidak bisa melakukan aktivitas bertani.

"Kita akan segera melakukan perbaikan Waduk Cengklik sehingga saluran irigasi ini bisa lancar," ujar dia.

Revitalisasi Waduk Cengklik akan dilakukan secepatnya.

"Kita sudah meninjau ke sana (Waduk Cengklik) memang kondisinya memprihatinkan banyak eceng gondong dan sedimentasinya," jelas dia.(*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help