TribunSolo/
Home »

Solo

Keberadaan Orang Gila Kerap Meresahkan Warga, Satpol PP Kota Solo Bentuk Tim Khusus

Sebab kerap kali mereka mengamuk atau mengganggu pejalan kaki atau pedagang kaki lima.

Keberadaan Orang Gila Kerap Meresahkan Warga, Satpol PP Kota Solo Bentuk Tim Khusus
TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Kepala Satpol PP Surakarta, Sutardjo di Balai Kota Surakarta, Rabu (14/9/2016). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Banyaknya laporan terkait keberadaan orang gila yang terlantar langsung disikapi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo dengan membentuk tim khusus.

Tim yang terdiri dari anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) tersebut kemudian disebar di setiap kelurahan di Kota Solo.

“Setiap bulan itu kita itu menerima empat sampai lima laporan tentang adanya saudara-saudara kita yang mengalami gangguan kejiwaan yang terlantar di jalan-jalan ini," ujar Kepala Satpol PP kota Solo, Sutardjo, melalui sambungan telepon, Minggu (13/8/2017) siang.

"Bahkan kadang mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat," tutur Sutardjo.

"Karenanya kita bentuk tim ini,” tambahnya.

Baca: Bekerja Sama dengan RSJD, Satpol PP Kota Solo Akan Tangani Orang Gila Terlantar

Sutardjo mengatakan, dia telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan patroli setiap jam di wilayah masing-masing.

Jika mendapati orang gila yang terlantar, dirinya mengimbau masyarakarat bisa segera menghubungi Satpol PP untuk ditertibkan.

“Kita juga libatkan linmas Kelurahan dan linmas Kecamatan untuk memantau kawasan masing-masing dan bisa melaporkan kepada kita, untuk kita tindaklanjuti,” katanya.

Dirinya mengatakan, keberadaan orang gila ini cukup meresahkan masyarakat.

Sebab kerap kali mereka mengamuk atau mengganggu pejalan kaki atau pedagang kaki lima.

Orang gila yang terjaring akan diserahkan kepada dinas sosial untuk kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Daerah.

“Penanganan orang gila ini memang harus di lakukan secara berkesinambungan lintas dinas, misalnya Satpol PP, Dinas Sosial, dan lainnya. Karena ini adalah kerja kemanusiaan juga, kasihan saudara-saudara kita itu,” ujarnya.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help