TribunSolo/

Ketua Masta PMB UMS: Penyambutan Mahasiswa Baru Diupayakan Tak Ada Perpeloncoan

Berdasarkan Peraturan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) bahwa penyambutan mahasiswa baru diupayakaan tidak ada kekerasan atau perpeloncoan

Ketua Masta PMB UMS: Penyambutan Mahasiswa Baru Diupayakan Tak Ada Perpeloncoan
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Ketua Masa Taaruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Achmad Kholid Al Ghofari (kiri) memberikan keterangan pers di Gedung Siti Walidah UMS Pabelan, Sukoharjo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ketua Masa Taaruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Achmad Kholid Al Ghofari, mengatakan, penyambutan mahasiswa baru UMS Tahun Akademik 2017/2018 tak ada perpeloncoan.

Berdasarkan Peraturan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) bahwa penyambutan mahasiswa baru diupayakaan tidak ada kekerasan atau perpeloncoan.

"Kita sudah berjalan dua tahun kemarin sistem penyambutan sangat humanis," katanya, Minggu (13/8/2017).

Masta PMB UMS telah dimulai Senin (7/8/2017) dan berakhir Senin (21/8/2017).

Masta PMB berlangsung selama 12 hari dengan sistem kelompok.

"Jadi kita sambut (mahasiswa baru) dengan sistem kloter," kata Kepala Bagian Penalaran dan Soft Skill UMS.

Sehingga setiap kloter ada 1.900 - 2.000 mahasiswa.

"Kita bagi menjadi empat kloter dengan rincian setiap kloter pertemuannya salam tiga hari," jelas dia.

Hari pertama adalah pengenalan kampus, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan prestasi yang diraih UMS selama ini dilanjutkan expo UKM.

Hari kedua, mahasiswa akan dikenalkan sistem perkuliahan.

Dalak pengenalan ini mereka akan dibekali dengan wawasan kebangsaan dan Kebhinnekaan.

Kemudian hari ketiga para mahasiswa dikenalkan kemahasiswaan Muhammadiyah yang ada di UMS, yakni IMM. (*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help