TribunSolo/

PT KAI Sediakan 7.444 Kursi Tambahan untuk Masa Libur Idul Adha 30 Agustus-5 September 2017

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 (KAI DAOP 1) akan mengoperasikan 15 kereta api (KA) tambahan.

PT KAI Sediakan 7.444 Kursi Tambahan untuk Masa Libur Idul Adha 30 Agustus-5 September 2017
KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUS
Kereta Api Argo Jati jurusan Jakarta-Cirebon. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 (KAI DAOP 1) akan mengoperasikan 15 kereta api (KA) tambahan mulai tanggal 30 Agustus hingga 5 September 2017.

Ini untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi KA jelang libur panjang (long weekend) saat Hari Raya Idul Adha, Jumat (1/9/2017).

Hal tersebut disampaikan Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta, Suprapto. dalam keterangan pers yang diterima KompasTravel, Senin (28/8/2017).

“Selain untuk memenuhi minat masyarakat yang ingin menggunakan kereta api dalam bepergian, hal ini juga untuk mengurangi tingkat kemacetan di jalan raya terutama saat momen liburan,” ujar dia.

Kereta api tersebut terdiri dari 12 kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir dan 3 KA yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

Kelimabelas kereta api tersebut dioperasikan dengan kota tujuan : dua kereta api tujuan Solo, dua kereta api tujuan Yogyakarta, lima kereta api tujuan Bandung, satu kereta api tujuan Surabaya, serta lima kereta api tujuan Cirebon.

"Total tempat duduk yang disiapkan dalam pengoperasian 15 KA tambahan ini sebanyak 7.444 seat," kata Suprapto.

Menurut Suprapto, masyarakat terlihat antusias menggunakan moda transportasi kereta api.

Hal itu, katanya, terlihat dari mulai terjual habisnya tiket KA di tanggal-tanggal favorit yakni tanggal 30 Agustus s/d 1 September 2017.

"Berdasarkan data penjualan tiket tanggal 28 Agustus 2017 sampai pukul 13.00 WIB, kereta api tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami peningkatan penjualan," katanya. (PT KAI Tambah 7.444 Kursi untuk Masa Libur Idul Adha/Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo)

Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help