TribunSolo/

Seorang Napi Pukul Temannya dengan Asbak Beton hingga Tewas Gara-gara Alat Vitalnya Dipegang

Warga Sukomanunggal, Surabaya itu nekat menghabisi nyawa Arjo lantaran tidak terima kemaluannya dipegang Arjo.

Seorang Napi Pukul Temannya dengan Asbak Beton hingga Tewas Gara-gara Alat Vitalnya Dipegang
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM, MADIUN - Febri Yuwono (25) narapidana narkoba Lapas Pemuda Kelas IIA memukul kepala Arjo Panut (66),  sesama napidi lapas tersebut dengan asbak beton hingga meninggal dunia.

Warga Sukomanunggal, Surabaya itu nekat menghabisi nyawa Arjo lantaran tidak terima kemaluannya dipegang Arjo.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro yang dikonfirmasi Kompas.com, Selasa ( 29/8/2017) siang membenarkan tewasnya Arjo Panut (66), narapidana narkoba di Lapas Pemuda Kelas II A Madiun.

Korban tewas setelah dipukul tersangka dengan asbak beton berkali-kali, Sabtu ( 26/8/2017).

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr Soedono Kota Madiun."

"Namun nyawa korban tidak tertolong lagi karena mengalami pendarahan kepalanya," ujar Logos.

Logos mengatakan, tersangka tersinggung dengan ulah korban yang berasal dari Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan tersebut.

"Tersangka tidak terima karena saat duduk tiba-tiba tangan korban memegang kemaluannya."

"Sesaat kemudian tersangka Febri mengambil asbak beton lalu menimpukkan pada kepala korban berkali-kali, " ucap Logos.

Petaka yang menimpa Arjo, napi narkoba yang dipidana lima tahun enam bulan penjara itu bermula saat korban yang menghuni kamar nomor 18 Blok Airlangga mendatangi kamar tersangka di nomor tiga.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help