TribunSolo/

Wisata Kampung di Kemlayan dan Kepatihan Diharap Bisa Maksimalkan Potensi Kota Solo

Selama dua hari itu, Wisata Kampung menawarkan perjalanan eksplorasi untuk mendatangi tempat-tempat bersejarah di Kemlayan dan Kepatihan.

Wisata Kampung di Kemlayan dan Kepatihan Diharap Bisa Maksimalkan Potensi Kota Solo
TribunSolo.com/Eka Fitriani
Salah satu bangunan bersejarah di Kemlayan, Solo, yaitu rumah Abdul Fattah, Sabtu (2/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Gelaran Wisata Kampung diharapkan bisa menjadikan Kota Solo menjadi Kota Kreatif.

"Kami harap, Solo bisa menjadi kota kreatif dan berbudaya sehingga masyarakat Indonesia bahkan luar bisa menikmati keindahan yang ditawarkan Solo secara maksimal," kata Ketua Panitia Wisata Kampung, Paulus Mintorogo Sabtu (2/9/2017) siang.

Adapun acara Wisata Kampung Kota diadakan selama dua hari yaitu 2 September 2017 di kampung Kemlayan dan 3 September di kampung Kepatihan.

Selama dua hari itu, Wisata Kampung menawarkan perjalanan eksplorasi untuk mendatangi tempat-tempat bersejarah di Kemlayan dan Kepatihan.

Baca: Ini Alasan Kemlayan dan Kepatihan Terpilih untuk Gelaran Wisata Kampung Kota di Solo

"Acara di antaranya eksplorasi di kedua kampung lalu untuk selingan akan ada seni tari, musik, penceritaan sejarah Solo oleh sejarawan, serta lain-lain," tambah Paulus.

Sedangkan untuk acara penutupan pada Minggu (3/9/2017), akan menampilkan reog, teater, serta acara musik di Benteng Vastenburg.

Paulus menuturkan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menjaring sebanyak-banyaknya wisatawan dari luar Kota Solo.

Hari pertama kegiatan Wisata Kampung, Sabtu (3/9/2017), di Kemlayan tampak berlangsung meriah.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh performing di nDalem Handoyoningrat.

Di nDalem Handoyoningrat juga berlangsung sesi sharing dan cerita mengenai sejarah Kampung Kemlayan yang dipresentasikan oleh Sejarawan, Heri Priyatmoko.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan eksplorasi ke tempat-tempat bersejarah.

Antara lain Rumah Gan Kam, nDalem Roesra Diwidjojo, hingga Sumur Bandung.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help