TribunSolo/

Raba Dada Tiga Siswinya, Guru SMK di Kota Madiun Ditangkap

Tersangka AM menggunakan modus mengajak tiga korbannya mengikuti ritual mengenal diri di tanggul Sungai Ngebrak,

Raba Dada Tiga Siswinya, Guru SMK di Kota Madiun Ditangkap
(KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi)
Kapolsek Taman Kota Madiun, Kompol Agus Suharyono memberikan keterangan pers terkait kasus percabulan yang dilakoni guru kesenian salah satu SMKN di Kota Madiun terhadap tiga siswinya, Senin ( 4/9/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, MADIUN - Aparat Polsek Taman Madiun menangkap AM (40), seorang guru honorer salah satu SMK di Kota Madiun.

Guru kesenian itu ditangkap setelah orangtua murid melaporkan ulah AM yang meraba payudara tiga siswinya.

Kapolsek Taman, Kompol Agus Suharyono yang dikonfirmasi Kompas.com membenarkan penangkapan seorang guru kesenian di salah satu SMK di Kota Madiun itu, Senin ( 4/9/2017).

AM ditangkap setelah salah satu orangtua murid melaporkan payudara anaknya diraba oleh sang guru.

"Setelah kami mendapatkan laporan dari orangtua, kami langsung menangkap tersangka AM di kediamannya di Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (31/8/2017) lalu. Tiga orangtua korban mengaku payudara anaknya dipegang tersangka," kata Agus.

Agus mengatakan, tersangka AM menggunakan modus mengajak tiga korbannya mengikuti ritual mengenal diri di tanggul Sungai Ngebrak, Kelurahan Josenan, Kota Madiun.

Ritual itu harus dilakukan untuk mengenal diri sebelum bermain pentas seni.

"Ritual itu hanya akal-akalan tersangka saja. Tersangka membawa korban satu persatu. Tidak sekaligus ketiga siswi," ungkap Agus.

Terungkapnya ulah AM, lanjut Agus, setelah korban ketiga bercerita kepada siswi lainnya yang mengikuti ritual sang guru.

Rupanya, dua siswi sebelumnya juga bernasib sama.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help