TribunSolo/

Unisri Solo Tarik Mahasiswa KKN dari Empat Kecamatan di Kabupaten Karanganyar

Mahasiswa Unisri dari enam fakultas itu mengerjakan 14 prasarana fisik di sejumlah desa di Kecamatan Karangpandan, Jumantono, Kerjo dan Kebakkramat.

Unisri Solo Tarik Mahasiswa KKN dari Empat Kecamatan di Kabupaten Karanganyar
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Penarikan mahasiswa Unisri yang ber-KKN di Karanganyar,Senin (4/9/2017), ditandai pemberian ​cenderamata oleh Rektor Kapti Rahayu ke Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menarik kembali para mahasiswanya yang telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jateng, selama 40 hari.

Penarikan berlangsung pada Senin (4/9/2017).

Dalam KKN tahun ini, para mahasiswa Unisri dari enam fakultas tersebut telah mengerjakan 14 prasarana fisik di sejumlah desa di Kecamatan Karangpandan, Jumantono, Kerjo dan Kebakkramat.

Antara lain, pembuatan pelang dan papan nama, pembuatan jamban umum, pengadaan tong sampah, pembuatan monografi, dan  pemugaran tempat ibadah.

 “Selain itu para mahasiswa KKN juga melakukan kegiatan di bidang peningkatan produksi, bidang sosial budaya,  ekonomi, kewirausahaan, serta bidang kesehatan masyarakat,” kata Rektor Unisri, Prof Dr Ir Kapti Rahayu Kuswanto, dalam rilisnya, Selasa (5/9/2017).

 Ia menyampaikan bahwa kegiatan KKN ini sangat penting bagi mahasiswa di mana mahasiswa bisa berinteraksi , berkomunikasi, dan berinovasi. 

Kapti erterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah memberikan kesempatan bagi mahasiswa Unisri untuk ber-KKN.

"Ke depan akan kita buat langkah lanjutan supaya keberlangsungan program ini terjaga," kata Kapti.

 Di pihak lain Bupati Karanganyar, Juliatmono, pun berterima kasih kepada Unisri yang telah menempatkan mahasiswanya untuk KKN di wilawahnya.

 Menurut dia, kehadiran para mahasiswa KKN Unisri memberikan gairah kepada masyarakat Karanganyar terutama di empat kecamatan.

 “Karena kehadiran mahasiswa ini memang bermanfaat, saya berharap keberlangsungan program KKN di berbagai desa di Kecamatan Karangpandan, Jumantono, Kerjo dan Kebakkramat bisa berlangsung dalam waktu lama,” ujarnya. (*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help