TribunSolo/

Berkat Peran Pemuda, Kini Sudah Ada Tubing hingga Camping Ground di Desa Wisata Pandansari, Batang

Melalui wadah ‎komunitas pecinta alam enak tentrem ora mendem (Kopal Etom), mereka sepakat untuk mengembangkan desanya.

Berkat Peran Pemuda, Kini Sudah Ada Tubing hingga Camping Ground di Desa Wisata Pandansari, Batang
TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Desa Wisata Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, memang belum cukup dikenal masyarakat. ‎Namun desa yang berada di selatannya pusat kota Batang itu menawarkan rekreasi yang menarik. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nama Desa Wisata Pandansari, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, memang belum cukup dikenal masyarakat karena dipopulerkan baru sekitar 2014.

Meskipun masih berumur jagung, ‎namun desa yang berada di selatannya pusat kota Batang itu menawarkan rekreasi yang menarik.

Mulai dari tubing trip, menanam padi, memanen ikan, outbound, hingga camping ground.

Keberadaannya tak lepas dari peran serta pemuda sekitar, yang digawangi Aminudin, warga Pandansari, Batang.

Aminudin beserta sejumlah pemuda berkomitmen untuk mendorong potensi pariwisata yang ada di sana.

Melalui wadah ‎komunitas pecinta alam enak tentrem ora mendem (Kopal Etom), mereka sepakat untuk mengembangkan desanya.

Baca: Menyedihkan, Gaji Guru Honorer di Batang Hanya Rp 250 Ribu Per Bulan

"Alhamdulillah jumlah pengunjungnya terus meningkat, sebulan sedikitnya ada 800 pengunjung yang datang," jelas Ketua Kopal Etom, Aminudin, Selasa (5/9/2017).

Tak hanya datang dari Kabupaten Batang, tidak sedikit sejumlah wisatawan lainnya pun berasal dari Semarang ‎dan Yogyakarta.

Wisatawan mengetahui lokasi tersebut karena efek sosialisasi yang dilakukan Kopal Etom melalui media sosial.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help