TribunSolo/

Lewat Green Lab FSRD, UNS Solo Kurangi Krisis Ekologi dengan Pendekatan Kultural

Rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan dimulai dengan pembukaan pamera budaya visual di Gedung Inkubator Technopark Solo.

Lewat Green Lab FSRD, UNS Solo Kurangi Krisis Ekologi dengan Pendekatan Kultural
TribunSolo.com/Imam Saputro
Panitia Nature, Culture and Art ketika menggelar konferensi pers di UNS Solo, Rabu (6/9/2017) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret (FSRD UNS) Surakarta melalui Green Lab FSRD mencoba mengurangi krisis ekologi dengan pendekatan kultural.

Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang bertajuk Nature, Culture, and Art.

Kegiatan akan berlangsung mulai Jumat-Senin (8-18/9/2017).

"Ini adalah upaya dari FSRD untuk bersama-sama mengurangi krisis ekologi," kata Dekan FSRD UNS, Ahmad Adib, Rabu (6/9/2017).

Baca: 2 Dosen FT UNS Solo Raih Indonesian Authors Best Paper of the InCITE 2017

Krisis ekologi saat ini sudah mengkhawatirkan, sehingga perlu adanya partisipasi dari akademisi, budayawan, seniman, desainer dan aktivis lingkungan.

"Peran secara kultural penting mengingat isu lingkungan dekat dan pada titik tertentu saling berkaitan dengan isu kebudayaan," kata Adib.

"Untuk itu, hadir kegiatan ini membahas isu-isu lingkungan dengan pendekatan kebudayaan (culture)," tambahnya.

Adib menyampaikan, pendekatan kebudayaan diharapkan bisa membuka pengetahuan untuk membaca kembali hubungan manusia dengan lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help