TribunSolo/

Dua WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf Sejak 2016 Lalu Kini Telah Dibebaskan

Keduanya masih berada di markas Joint Task Force Sulu Filipina untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Dua WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf Sejak 2016 Lalu Kini Telah Dibebaskan
Tribunnews.com/ Imanuel Nicolas Manafe
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Kelompok Abu Sayyaf melepaskan dua sandera Warga Negara Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di Singapura pada Kamis (7/9/2017) siang di sela-sela meeting pimpinan negara antara Indonesia dan Singapura.

"Telah tiba dua WNI bernama Safarudin dan Syawal pada Kamis (7/9/2017) sekira pukul 06.30 waktu Filipina," ujar Retno dalam keterangannya.

Saat ini menurut Retno dua Warga Negara Indonesia tersebut berada dalam keadaan baik.

"Keduanya masih berada di markas Joint Task Force Sulu Filipina untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," katanya.

Retno Marsudi mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi prosedur pertama yang harus dilakukan saat sandra.

Baca: Wali Kota Pekalongan Meninggal Setelah Ditemukan Tergeletak di Kamar Mandi

Lanjutnya, usai melakukan pemeriksaan kesehatan dua orang warga negara Indonesia tersebut akan dibawa ke ATP atau militer Filipina di Zamboanga, Filipina.

"KJRI Davao City akan menemui dua WNI di Zamboanga dan kemudian akan dipulangkan ke Indonesia," kata Retno.

Menurut Retno Marsudi, kedua WNI tersebut merupakan korban penculikan kelompok Abu Sayyaf pada 9 November 2016 lalu di perairan Sabah, Malaysia. (Rina Ayu Panca Rini)

Artikel di atas telah dipublikasikan Tribunnews.com dengan judul: Kelompok Abu Sayyaf Bebaskan Dua WNI yang Disandera Sejak 2016.

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help