TribunSolo/

Ini Kelebihan Karya 2 Dosen FT UNS yang Meraih Indonesian Authors Best Paper of the InCITE 2017

Model tersebut dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan manufaktur sehingga dapat menurunkan biaya produksi.

Ini Kelebihan Karya 2 Dosen FT UNS yang Meraih Indonesian Authors Best Paper of the InCITE 2017
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Salah satu dosen pemilik paper, Pringgo W laksono yang papernya menyabet Indonesian Author Best paper​ 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua dosen Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (FT UNS) Surakarta berhasil menyabet Indonesian Authors Best Paper of the International Conference on Informatics, Technology, and Engineering (InCITE) 2017.

Mereka adalah Wakhid A Jauhari dan Pringgo W Laksono dengan paper berjudul “A Joint Economic Lot-Sizing Problem with Fuzzy Demand, Defective Items, and Environmental Impacts”

“Secara sederhana paper kami berisi mengenai pengembangan konseptual model persediaan produk antara 2 pihak yaitu pemasok(supplier) dan pembeli dengan mempertimbangkan beberapa faktor yaitu permintaan, cacat produk dan dampak terhadap lingkungan,” kata Pringgo W Laksono, Kamis (7/9/2017).

Delegasi UNS saat di InCITE 2017 , Agustus lalu.
Delegasi UNS saat di InCITE 2017 , Agustus lalu. (Ist)

Pringgo menjelaskan papernya bisa meraih Indonesian Authors Best Paper karena mempunyai novelty (kebaruan) dari model sejenis yang dikembangkan sebelumnya.

“Juga memberikan kontribusi keilmuan di bidang Teknik Industri khususnya permodelan persediaan (Inventory Model) yang cukup signifikan,” jelasnya.

Dalam artikel ilmiahnya, kedua dosen ini membuat model matematis mengenai system persediaan yang terintegrasi antara vendor dan buyer dengan mempertimbangkan tingkat permintaan fuzzy, produk cacat, dan emisi karbon yang dihasilkan dalam proses produksinya.

Model tersebut dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan manufaktur sehingga dapat menurunkan biaya produksi.

InCITE merupakan konferensi yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Surabaya yang bekerja sama dengan Suranaree University of Technology, National Taiwan University of Science and Technology, Solar Energy Research Center-Dalarna University, dan University of Wollongong.

“Konferensi ini memiliki fokus pada topik teknologi dan inovasi yang berkelanjutan,” katanya.

Di konferensi bertaraf internasional yang diikuti oleh beberapa negara ini, semua artikel yang memenuhi persyaratan melalui proses seleksi, review dan telah dipresentasikan akan dipubublikasikan pada IOP Conference Proceeding (terindeks SCOPUS).(*)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help