TribunSolo/

Pasar Mobil Bekas Stagnan, Ini Penyebabnya

Memasuki semester dua 2017 perkembangan pasar mobil bekas ( mobkas) tidak menunjukkan pergerakan positif.

Pasar Mobil Bekas Stagnan, Ini Penyebabnya
dokumentasi mobil88
Ilustrasi mobil bekas 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Memasuki semester dua 2017 perkembangan pasar mobil bekas ( mobkas) tidak menunjukkan pergerakan positif.

Beberapa pelaku dan pengamat mobkas cenderung menilai pasar dalam kondisi stagnan.

Chief Operating Officer Mobil88 Halomoan Fischer Lumbantoruan, menjelaskan, penyebab segmen mobkas kurang bergairah dikarenakan banyak pilihan produk baru yang muncul, apalagi usai pameran.

"Sama seperti tahun lalu, produk baru setelah pameran kan banyak, otomatis masyarakat berpikir dua kali untuk membeli mobkas."

"Kalau di Mobil88, tahun ini lebih stagnan dibanding tahun kemarin, tapi bila melihat dari daya saing kami masih bisa lebih survive," ucap Fischer kepada KompasOtomotif, Selasa (5/9/2017).

Menurut Fischer, perlambatan pasar mobkas lebih dikarenakan gangguan dari segi harga yang ditawarkan produk baru.

Dalam arti banyak mobil baru yang bermain di segmentasi harga yang sama dengan pasar mobkas.

Belum lagi, ada berbagai tawaran promo, seperti diskon dan cicilan ringan. 

"Kalau diperhatikan ada beberapa pemain baru yang memasang harga bersaing dengan mobil bekas."

"Saya tidak sebut merek, tapi harga di bawah Rp 200 juta untuk mobil baru itu sangat kompetitif dengan harga mobkas, karena memang pasar yang gemuk ada dikisaran tersebut," kata Fischer.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help