TribunSolo/
Home »

Solo

PB XIII Belum Setuju, Gusti Moeng Sebut Bebadan Internal Keraton Solo Terbentuk

Moeng menyebut, pembentukkan bebadan sesuai kesepakatan dinasti Keraton Solo mulai dari keturunan Paku Buwono (PB) II hingga PB XIII.

PB XIII Belum Setuju, Gusti Moeng Sebut Bebadan Internal Keraton Solo Terbentuk
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
GKR Wandansari Koes Moertiyah alias Gusti Moeng, di sekitar Balai Kota Solo, Kamis (7/9/2017) sore. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bebadan atau organisasi internal Keraton Solo telah terbentuk.

Struktur yang ada di dalam organisasi bebadan sama halnya dengan struktur kelembagaan internal yang pernah ada.

Yakni terdiri dari sepuluh unsur, mulai dari museum pariwisata, Sasana Wilapa, hingga Sasana Prabu.

Hal itu disampaikan oleh GKR Wandansari Koes Moertiyah alias Gusti Moeng, saat dijumpai di Balai Kota Solo, usai rapat lanjutan pengelolaan Keraton Solo oleh pemerintah, Kamis (7/9/2017).

Moeng menyebut, pembentukkan bebadan sesuai kesepakatan dinasti Keraton Solo mulai dari keturunan Paku Buwono (PB) II hingga PB XIII.

"Kesepakatan mengembalikan bersama bebadan seperti kemarin (yang pernah ada), struktur sama, putra-putri dalem (anak-anak raja) semua masuk," jelas Moeng.

Ditegaskannya, fungsi bebadan selanjutnya tidak akan mengusik posisi PB XIII dan Maha Menteri, KGPHPA Tedjowulan sebagai pimpinan tertinggi Keraton Solo.

"Bebadan difungsikan sebagai kelanjutan koordinasi dengan UPT Pemerintah Pusat yang akan dbentuk untuk pengelolaan keraton," papar dia.

Lanjutnya, bebadan terutama bertanggungjawab membantu pemerintah mencairkan dan melaporkan anggaran untuk kawasan cagar budaya nasional keraton.

Lebih jauh, Moeng melanjutkan, struktur bebadan berisi orang-orang yang memiliki komitmen sebagai anak raja.

"Kelembagaan itu nomor satu sumpah anak Sinuhun (PB XIII) tentang  gowo-gawene (loyal) apapun yang sedang dialami keraton," tegasnya.

Namun, bebadan yabg diklaimnya sudah terbentuk tersebut belum mendapat persetujuan PB XIII.

"Bebadan dibentuk kesepakatan kita (adik-adik raja), bukan Sinuhun (PB XIII), sementara Sinuhun belum setuju keraton dikelola UPT," katanya.

Puteri raja PB XII ini menandaskan, bebadan dibentuk sebagai persiapan untuk berkoordinasi dengan UPT yang juga segera dibentuk pemerintah. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help