TribunSolo/

Ini Lima Prinsip Agar BPR Bisa Tetap Eksis di Tengah Persaingan

Kegiatan diikuti 25 peserta dari jajaran direksi, komisaris dan karyawan. Acara dibuka Komisaris Utama PT BPR Bhakti Riyadi, Syamsul Maarif.

Ini Lima Prinsip Agar BPR Bisa Tetap Eksis di Tengah Persaingan
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Direktur Amalia Consulting, Suharno dalam workshop "Implementasi Good Corporate Governance Berbasis Kearifan Lokal dan Spiritual" di Merapi Resto Klaten, Sabtu (9/8/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - PT BPR Bhakti Riyadi Klaten bekerja sama dengan Amalia Consulting Solo mengadakan workshop "Implementasi Good Corporate Governance Berbasis Kearifan Lokal dan Spiritual" di Merapi Resto Klaten, Sabtu (9/9/2017).

Kegiatan diikuti 25 peserta dari jajaran direksi, komisaris dan karyawan.

Acara dibuka Komisaris Utama PT BPR Bhakti Riyadi, Syamsul Maarif.

Syamsul berharap kepada peserta agar pengetahuan, keterampilan dan ilmu yang diterima selama workshop diamalkan dalam menjalankan tugas dan pekerjaan sehari-hari.

"Karena bila tidak diamalkan diibaratkan seperti pohon yang tidak berbuah," katanya.

Direktur Amalia Consulting, Suharno, memaparkan, persaingan bisnis dewasa ini sangat ketat.

Maka BPR yang ingin tetap eksis dalam persaingan bisnis harus menerapkan lima prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Yaitu transparansi, akuntabilitas, responsive, independen dan fairness.

"Apakah OJK mewajibkan atau tidak, tidak masalah," katanya.

"Bila kita ingin maju dan berkembang GCG harus kita laksanakan dengan penuh kesadaran karena dari sisi organisasi GCG bukan kewajiban namun kebutuhan," ungkapnya.(*)

Penulis: Labibzamani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help